KPMP Gelar Seminar Sehari Tentang Bagaimana Menjaga Kondusifitas Kudus

KPMP Gelar Seminar Sehari Tentang Bagaimana Menjaga Kondusifitas Kudus

Kudus, isknews.com – Sekali Lagi sebuah organisasi dengan seragam khas “doreng” menggelar acara bekerja sama dengan Kantor Kesbangpol Kudus, Setelah sebelumnya Organisasi berseragam doreng yang lain Ormas LMP menggelar sosialisasi di Balaidesa Rendeng, Hari ini giliran LSM KPMP (Komando Pejuang Merah Putih) yang juga berbaju kebesaran motif doreng, menggelar Seminar sehari dengan tema ” Bersama LSM KPMP menjaga kondusifitas Kudus dari gangguan paham RADIKALISME, INTOLERANSI DAN NARKOBA “. Seminar yang berlangsung dari pukul  09.30 hingga 12.45, tersebut di gelar di Aula UPT Pendidikan Jekulo, yang berada di jalan Jenderal Sudirman km 11 no.26 Desa.Klaling Jekulo Kudus, Minggu (2/4/17).

Ketua KPMP Markas Cabang Kudus, Musbiyanto, dalam kata sambutannya menyampaikan, “Semoga seminar ini bermanfaat bagi kita semua dan bisa menjadi bekal dalam kehidupan berbangsa yang baik,”

TRENDING :  Pencegahan Demam Berdarah

Sementara itu, Nurcahyono, Ketua KPMP Markas Daerah Jawa Tengah, dalam sesi sambutannya menyampaikan, “Kami mengapresiasi kegiatan ini dan bersyukur karena LSM KPMP masih bisa menjadi mitra aparat TNI dan Polri utamanya di Kudus, ,agama adalah hal yang sensitif sebagai dalih radikalisme dan terorisme yang merupakan ancaman bagi komunitas bangsa di dunia, untuk itu demi menjaga kondusifitas bangsa,  KPMP mengajak masyarakat menangkal dan memerangi ancaman radikalisme dan terorisme dengan pendekatan preventif dari pada tindakan represif,” ungkapnya.

Ditambahkannya, “Sesungguhnya, Pilar kebangsaan ( Pancasila, UUD, Bhineka Tunggal Ika, NKRI ) harus selalu dihayati sebagai penangkal radikalisme dan terorisme , mengajak dan menolak paham radikalisme dan terorisme dalam bentuk apapun, serta kami berharap negara menjadi wadah dalam menjaga kondusifitas dan keamanan dari paham radikalisme dan terorisme,” ujarnya.

TRENDING :  Perangkat Desa Jadi Tersangka Illegal Loging

Dihadiri peserta sekitar seratusan orang, Selain Nurcahyono, Ketua Marda KPMP Jateng dan Musbiyanto Ketua KPMP Marca Kudus, turut hadir dan menjadi nara sumber adalah, Abu Bakar , SH, Kasi ketahanan pangan ekonomi,seni budaya,agama kesbangpol Kudus, Kapten Inf Ibnu Latifurrahman, Pasi Ops Kodim 0722/Kudus, AKP Sukadi, Kasat Narkoba Polres Kudus, KH.Hamdi , Anggota MUI Kudus.

Dari Kesbangpol Kudus, Abu Bakar, SH menyampaikan, “Mengapresiasi terhadap LSM KPMP yang telah menyelenggarakan acara/ kegiatan seminar pada hari in, Beberapa forum di Kesbangpol berbeda dalam tugasnya tetapi tujuan umum menjaga kondusifitas wilayah sesuai kemampuan dan kegiatan masing masing , misal radikalisme di forum FKDM dimana aksinya melakukan pengamatan dan pembinaan , PAKEM untuk pengawasan aliran kepercayaan di kab.Kudus yang jumlahnya sekitar 8 aliran,” tuturnya.

Kasat Narkoba, AKP Sukadi, dalam sesinya menyampaikan, “Narkotika telah diatur dalam UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan UU No. 5 tahun 1997 tentang Psikotropika, Narkotika dibagi menjadi 3 golongan, antara lain: – Gol 1 untuk Penelitian Ilmu Pengetahuan. – Gol 2 untuk Kesehatan. – Gol 3 untuk Terapi dan obat-obatan, “ ujar Kasat Narkoba.

TRENDING :  Puncak Harlah Muslimat NU Ke-71, Gelar Istighosah Akbar,Tahlil Umum & Santunan Yatama Lansia

Ditambahkan Sukardi, “Rata-rata pengguna narkoba adalah usia remaja maksimal usia 25 tahun. Dampak dari penyalahgunaan narkoba khususnya sabu-sabu adalah yang diserang syaraf otak, yaitu menurunkan daya pikir hingga mengakibatkan HIV, secara tidak langsung adalah dari segi ekonomi dimana harga sabu-sabu tergolong mahal , apabila sudah kecanduan makan akan terus mencari uang dengan berbagai cara untuk membeli sabu-sabu, Ciri-ciri pemakai narkoba diantaranya adalah: wajah tampak layu, mudah tersinggung, sering menyendiri dan hanya bergaul dengan sesama pemakai narkoba,” ungkapnya. (YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post