KPU dan Panwaskab Ajak Peserta Pilkada Kampanye Damai

oleh
Kelima pasangan peserta pilkada Kudus 2018 saat membacakan deklarasi kampanye damai. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)
Kelima pasangan peserta pilkada Kudus 2018 saat membacakan deklarasi kampanye damai. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panwaskab Kudus mengajak lima Pasangan Calon (Paslon) peserta pemilihan Bupati dan Wakil Bupati untuk menciptakan pesta demokrasi yang damai, aman, tertib dan seduluran. Hal tersebut dituangkan dalam deklarasi kampanye damai dan kampanye bersama yang digelar di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Minggu (18-02-2018) pagi.

“Mari kita ciptakan pesta demokrasi yang aman damai, tertib dan seduluran,” pinta Ketua KPU Kudus, Moh Hanafi.

Dalam sambutannya, ia mengatakan, kampanye pada 15 februari hingga 23 Juni mendatang untuk menawarkan visi misi dari masing-masing paslon. Pada masa itu, dimungkinkan adanya gesekan. Menjaga hal tersebut, selaku fasilitator mengimbau kepada para paslon untuk berkomitmen menjaga pesta demokrasi ini dengan baik.

TRENDING :  Ganjar, Indonesia Tidak Akan Terpuruk Bila Mahasiswa Kritis Dan Terlibat Mencari Solusi

Selain itu lanjut Hanafi, KPU Kudus telah menentukan zona Alat Peraga Kampanye (APK), “Saya harap bapak ibu pasangan calon negarawan, tingkah laku ucapan dan akan dilihat serta disorot oleh masyarakat untuk menentukan pilihan. Hal itu sesuai tagline Pilkada Jateng, Becik tur nyenengke, upaya untuk mulyaning Kudus.”

TRENDING :  BKKBN Sosialisasikan KIE Kreatif 2017 di Desa Jepang Pakis

Permintaan yang sama juga diungkapkan oleh Moh Wahibul Minan, Ketua Panwaskab Kudus yang mengajak kelima paslon peserta pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kudus 2018 untuk menciptakan pesta demokrasi yang damai, aman dan tertib.

Para Pasangan Calon (Paslon) dari kiri, nomor urut (1) Masan-Noor Yasin, (2) Noor Hartoyo-Junaidi, (3) Sri Hartini-Setia Budi Wibawa, (4) Akhwan-Hadi Sucipto dan nomor urut terakhir (5) M Tamzil-Hartopo. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)
Para Pasangan Calon (Paslon) dari kiri, nomor urut (1) Masan-Noor Yasin, (2) Noor Hartoyo-Junaidi, (3) Sri Hartini-Setia Budi Wibawa, (4) Akhwan-Hadi Sucipto dan nomor urut terakhir (5) M Tamzil-Hartopo. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Minan juga mengajak kelima paslon peserta pemilihan Bupati dan Wakil Bupati untuk berkompetisi secara sehat, dan jangan ada pelanggaran yang berakibat adanya tindak pidana pemilu, sanksi administrasi dan kode etik.

Sementara Bupati Kudus Musthofa, dalam sambutannya meminta kampanye baik terbuka maupun tertutup dilaksanakan dengan damai, “Saya yakin Pikada Kudus aman.”

TRENDING :  Ratusan Warga Binaan di Rutan Kelas IIB Kudus Suarakan Hak Pilihnya

Bupati dua periode itu menambahkan, masyarakat juga diminta untuk berpartisipasi dalam menyuarakan hak suaranya pada 27 Juni 2018 mendatang.

Pantauan isknews.com di lokasi, dalam deklarasi kampanye damai, kelima pasangan peserta Pilkada itu juga membacakan dan menandatangani deklarasi kampanye damai yang dilanjutkan dengan pawai keliling Kudus yang diiringan partai pengusung dengan pengawalan aparat kepolisian. (AJ/AM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :