KPU Kudus Mulai Proses Lipat dan Sortir Kertas Suara

oleh
Foto: KPU Kudus mulai melakukan pelipatan dan penyortiran kertas suara. (Mukhlisin/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kudus mulai melakukan pelipatan dan penyortiran kertas suara yang akan digunakan di Pilkada serentak bulan Juni 2018 mendatang.

“Pelipatan dan penyortiran kertas suara ini untuk pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur Jawa Tengah,” kata Sekretaris KPU Kudus Heri Darwanto.

Pelipatan surat suara yang dilakukan di lantai dua gedung KPU Kudus, dilakukan oleh sebanyak 50 orang yang sebagaian besar di dominasi oleh perempuan.

“Tenaga pelipatan maupun penyortiran berasal dari lingkungan dekat kantor KPU Kabupaten Kudus, dengan setiap orang harus menyelesaikan 2.000 lembar kertas suara yang ada di dalam box, dimulai hari Senin ini,” ujarnya.

TRENDING :  Nekat Pukuli Warga Dengan Besi, Dua Pemuda di Mejobo Diciduk Polisi

Hery menegaskan untuk KPU Kabupaten Kudus menerima sejumlah 500 box kertas suara dan masing-masing box sekitar 2.000 kertas suara dengan total 627.904 lembarkertas suara pilgub Jateng.

“Angka ini merupakan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kabupaten Kudus yang sebesar 611.879 Orang Pemilih ditambah interval 2,5 % antisipasi kerusakan dan kekurangan, namun nanti bilamana ada kerusakan kami akan laporkan ke KPU Provinsi untuk dimintakan ganti,” tambahnya.

TRENDING :  393 Peserta Dari 131 Desa Dan Kelurahan Berhasil Rekrut PPS, Satu Desa Gagal

Proses pelipatan kertas suara menjadi ladang rejeki tersendiri bagi para tenaga sortir dan lipat kertas suara. Salah satu tenaga sortir dan pelipat kertas suara, Yuni (25) asal Desa Prambatan Kidul mengaku sangat bersemangat proses pelipatan tersebut.

Nani mengaku baru pertama kali mengikuti pelipatan surat suara. Ia mendapat kabar akan adanya pekerjaan tersebut dari temannya “Ini baru pertama kali ikut, saya dapat informasi dari teman,” katanya

TRENDING :  201 Atlet Ikuti Kejurcab 3 Pencak Silat Pagar Nusa Kudus

“Alhamdulillah, rejeki awal bulan puasa, lumayan buat tambahan belanja persedian selama bulan puasa,” jelas Yuni tanpa mau menyebutkan berapa rupiah nanti yang akan diperolehnya.

Dari pantauan isknews.com mayoritas tenaga pelipat merupakan ibu rumah tangga dan pekerja serabutan.

“Di hari pertama pelipatan, KPU Kudus menemukan puluhan surat suara yang rusak. Di antaranya sobek, guntingan yang tidak pas dan gambar paslon yang membayang,” terang Heri Darwanto. (MK/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :