Kriminalitas Meningkat Selama Ramadhan

by

Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – Tindak kriminalitas selama Ramadhan yang terjadi di wilayah hukum Polres Jepara mengalami peningkatan. Tindak kriminalitas itu mulai dari pencurian, penganiayaan hingga penyalahgunaan narkotika. Hal ini disampaikan oleh Kabag Ops Polres Jepara Kompol Slamet Riyadi, Jumat (16/6/2017).

Menurut Slamet, hingga kini setidaknya sudah ada 15 aksi kriminalitas yang ditangani oleh Polres Jepara. Sebagian besar kasus didominasi aksi pencurian dengan pemberatan (currat). “Pencurian memang cukup banyak, lantaran pelaku juga ingin berlebaran,” katanya.

Aksi pencurian terbaru yang ditangani yakni aksi pencurian di sebuah toko sepeda Muria Jaya, di Desa Srobyong, Kecamatan Mlonggo, Rabu (14/6/2017). Aksi pencurian ini sempat terekam kamera tersembunyi, pelaku terlihat mencomot segepok uang di laci toko tersebut, sebesar Rp 12 juta.

Rekaman aksi pencuri tersebut pun tersebar di dunia maya. Seperti yang diunggah akun facebook Widi Asmoro Jati, di grup Info Seputar Jepara, Jumat (16/6/2017). Dalam video berdurasi 2 menit 15 detik itu memperlihatkan, bagaimana si maling yang berperawakan seperti bocah ABG itu menggasak uang di toko sepeda, yang lengang ditinggal penjaganya.

Terlihat, pelaku mengenakan kaus hitam bertuliskan “NDX AKA” di bagian belakang dan mengenakan topi dominan warna putih. Sebelum melakukan aksinya, ia terlihat mengawasi suasana toko dan berjalan mondar-mandir.

Kapolsek Mlonggo AKP Maryono menyatakan, sesaat setelah kejadian, pihaknya bersama tim identifikasi Polres Jepara merapat ke tkp. “Kita bersama tim identifikasi Polres sudah mengecek lokasi, untuk salinan rekaman sendiri sekarang dibawa ke Mapolres Jepara,” ujarnya

Adapun kejadian pada saat itu terjadi pada pukul 09.30, di toko milik Arif Budiyanto Desa Srobyong 4/1. “Toko tersebut sudah ada penjaga, namun pada saat kejadian penjaga meninggalkan toko dalam keadaan kosong, pergi ke samping toko, selama 30 menit. Setelah kembali ke tempatnya bekerja, penjaga menyadari bahwa laci toko yang dijaganya telah terbuka. Sementara uang yang ada didalamnya amblas. Jumlahnya sebesar Rp 12 juta,” jelasnya. (ZA)

KOMENTAR SEDULUR ISK :