Krisis Air Bersih Kondisi Air Tanah Di Pati Selatan Semakin Menipis

oleh
Krisis Air Bersih Kondisi Air Tanah Di Pati Selatan Semakin Menipis
Foto: BPBD Kabupaten Pati menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak bencana kekeringan di musim kemarau, belum lama ini. (ivan nugraha/ISKNEWS.COM)

Pati, ISKNEWS.COM – Krisis air bersih mulai dirasakan warga kabupaten Pati, terutama mereka yang berada di Pati bagian selatan. Disinyalir sumber air tanah di wilayah tersebut mulai menipis, kalaupun ada airnya tidak layak untuk dikonsumsi.

Sumur dengan kedalaman 50 meter lebih airnya tak dapat dikonsumsi, sedangkan sumur yang kedalamannya berada dibawar 50 meter serapan airnya masih tipis, meskipun beberapa waktu lalu sudah pernah turun hujan.

TRENDING :  Ditinggal Nyapu Halaman Dapur Rumah Dono Hangus Terbakar

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati Sanusi Siswoyo mengungkapkan, masalah kekeringan masih akan menimpa warga Pati di 10 kecamatan yang sebelumnya telah dipetakan.

“Daerah selatan sumur dengan kedalaman 50 meter airnya payau. Sedangkan hujan yang turun belum bisa meresap penuh ke tanah dan menjadi sumber air tanah,” jelas Sanusi Siswoyo saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.

TRENDING :  PPh Dipangkas, Setoran Pajak UMKM Diharapkan Meningkat

Untuk itu, hingga kini pihaknya masih melakukan droping air bersih ke beberapa desa di 10 kecamatan yang membutuhkan. Sejak Juli lalu hingga kemarin, tercatat BPBD Pati sudah menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 373 tangki. Per tangki berisi 5000 liter air, jadi sudah ada 1.865.000 liter air bersih yang disalurkan untuk membantu warga mengatasi kesulitan air bersih ini.(IN/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :