Kronologi Perempuan Tewas Terlindas Truk Di Gondoharum

Kronologi Perempuan Tewas Terlindas Truk Di Gondoharum

Kudus, isknews.com – Jalan Kudus-Pati kembali memakan korban. Kali ini menimpa seorang perempuan asal Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo. Korban meninggal dunia diketahui bernama Nur Khayati (26) yang berboncengan dengan Yunifah (26) warga Gondoharum, Kecamatan Jekulo. ”Korban yang meninggal merupakan pembonceng, sedangkan yang memboncengkan selamat hanya menderita luka ringan,” Kata Kasatlantas Polres Kudus AKP Aron Sebastian melalui Kanit Laka Lantas IPTU Hartono kepada isknews.com, Rabu (10/8).

13882242_1226035190749236_8310394427690965898_n

Hartono menjelaskan, kronologi kecelakaan berawal saat korban Nur Khayati membonceng sepeda motor Honda Beat K 6521 HR yang dikendarai Yunifah pulang kerja dari arah timur (Pati). Di depan korban berjalan pula dengan kecepatan sedang truk gandeng dengan nomor polisi S 9450 UW yang dikendarai Heriyanto (40) warga Blitar, Jawa Timur. Dari belakang datang sepeda motor yang tidak dikenal melaju cukup kencang bermaksud menyalip truk.

TRENDING :  Geger Rame Rame Cairkan Harta Warisan Bung Karno Senilai 15 Jutaan Di Bank Mandiri

Korban, lanjutnya, juga sama bermaksud mendahului truk gandeng tersebut dari arah kiri. Belum sampai mendahului truk, dalam posisi masih disamping kiri truk kemudian korban bersenggolan dengan pengendara sepeda motor tak dikenal. Kedua korban yang mengendarai Honda Beat akhirnya jatuh ke arah kanan (posisi truk). Nahas korban Nur Khayati yang membonceng jatuh tepat di bawah truk dan terlindas ban truk. Sedangkan Yunifah selamat meski terpental dari sepeda motor dan hanya menderita luka ringan.

TRENDING :  Kisruh Demo Saluran Air Di Hadiwarno Berlanjut, Warga Diperiksa Kepolisian

”Sementara pengendara motor tidak dikenal langsung menggeber motornya dan kabur dari lokasi,” imbuhnya.

Korban Nur Khayati yang menderita luka serius pada bagian kaki bagian kanan dan perut kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Mardi Rahayu untuk mendapatkan perawatan. Namun sesampainya di rumah sakit nyawa korban tidak tertolong dan akhirnya mengembuskan nafas terakhir. Terakit info yang menyatakan korban sedang hamil, Hartono mengatakan tidak mengetahui karena dari dokter rumah sakit tidak menerangkan hal tersebut. (MK)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post