Kronologi Puluhan Siswa SD 4 Honggosoco Diduga Keracunan

Kronologi Puluhan Siswa SD 4 Honggosoco Diduga Keracunan

Kudus, isknews.com – Sebanyak 20 siswa kelas empat SD 4 Honggosoco, Kecamatan Jekulo, pagi tadi pukul 09.40 WIB dilarikan ke Puskesmas Tanjungrejo, Rabu (12/10). Rata-rata para siswa mengeluh mual dan muntah usai menyantap makanan ringan kripik pare dan jamur crispy.

received_120300000563716888
Petugaa medis Puskesmas Tanjungrejo saat menangani pasien siswa kelas empat SD 4 Honggosoco yang diduga keracunan makan ringan, Rabu (12/10). (ISK/MUKHLISIN)

Wali kelas empat SD 4 Honggosoco Sugiharti menceritakan, kronologi kejadian berawal saat para siswa membeli kripik pare dan jamur crispy seusai pelajaran olah raga, sekitar pukul 09.00 WIB pas jam istirahat di warung milik Supri. Total ada 20 siswa yang membeli dan kemudian dimakan bersama.

TRENDING :  Warga Pengrajin Genting Ngembal Kulon Panas, Diadukan Ke Medsos Gubernur Soal Polusi Asap

Setengah jam kemudian tiba-tiba para sisa mengeluh mual dan ada yang muntah. Khawatir siswanya keracunan, Sugiharti meminta bantuan guru lain membelikan kelapa muda dengan harapan rasa mual yang dialami bisa segera berkurang.

Karena kondisi siswa tak kunjung membaik kemudian mereka dibawa ke Puskesmas Tanjungrejo dengan menggunakan mobil dari perangkat desa setempat. Saat itu total ada 12 dari 13 siswa yang dibawa, satu siswa menolak dengan alas an takut.

TRENDING :  Pria Asal Kudus Ini Nekat Akhiri Hidup di Pinggir Jalan

Sesampainya di puskesmas langsung mendapat pertolongan. Selang satu jam kemudia menyusul delapan siswa lagi dengan keluhan yang sama termasuk satu siswa yang tadinya menolak. ”Jadi total ada 20 siswa yang diduga keracunan, dari jumlah murid kelas empat 24 siswa. sementara empat siswa lainnya tidak terpengaruh apa-apa karena tidak membeli kripik pare dan jamr crispy,” katanya.

Sementara itu petugas medis Puskesmas Tanjungrejo yang menangani para korban dr. Anny Fatmawati menjelaskan, hingga saat ini masih belum bisa diambil kesimpulan apakah para siswa menderita keracunan atau tidak. Namun untuk dugaan awal memang keracunan karena dilihat dari gejala yang ada mengarah kesana (keracunan).

TRENDING :  Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kudus Lantik 13 Kader JKN KIS Untuk Wiayah Kudus, Jepara Dan Grobogan

”Yang pasti semua anak yang dirawat ada masalah di pencernaan, sehingga mengakibatkan mual dan muntah,” jelasnya.

Dari pantauan isknews.com, dari total 20 siswa yang mendapat perawatan sebagian sudah diijinkan pulang sore tadi. Sebagian lagi masih mendapat perawatan karena masih mengeluh mual dan muntah. (MK)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post