KS Mengaku Baru Sekali Ini Berjualan Miras

image
( sidang tersangka penjual miras )

Kudus, isknews.com – kasus penjual miras yang di razia oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kudus di sidangkan pada kamis (14/4) di Pengadilan Negeri Kudus yang di pimpin oleh Hakim Dwi Purwanti SH. Dengan tersangka KS (63) warga Jepang , Kecamatan , Mejobo ,Kudus.

KS menjadi tersangka karena menjual minuman keras ( miras) yang melanggar Peraturan Daerah Kabupaten Kudus pasal 3 ayat (1) tahun 2004 tentang minuman beralkohol.

Dalam persidangan ini menghadirkan saksi dari anggota Sat Pol PP yakni saksi 1. Tribowo dan saksi 2. Subakti .

image
( saksi saat di sumpah)

Kepada hakim saksi menceritakan ” pada tanggal 4 april 2016 satuan Sat Pol PP yang melakukan razia sekitar pukul 12:00 wib menemukan minuman keras di simpan di rumah tersangka KS.

BACA JUGA :  Pembobol ATM di SPBU Jepara Beraksi Lintas Propinsi

Sebelum melakukan razia , kami melakukan oprasi rutin dan mendapatkan informasi dari Kepala Desa bahwa warganya ada yang menjual minuman keras lalu kami melakukan pengembangan dan memperoleh informasi dari empat pengencer dan ahirnya kami mendapati penjual yang menyimpan minuman keras dalam jumlah banyak. Yakni 120 botol Congyang , 84 bir , 7 botol putihan dan 2 botol Vodka.” Terang saksi kepada hakim.

Sementara itu , tersangka KS di hadapkan hakim mengatakan ” baru pertama ini menjual minuman keras, awal mulanya saya di tawari teman lalu saya di ” Setori. Ungkapnya

Dia juga menambahkan , miras tersebut saya dapat dari dua tempat yang berbeda yakni TM dari desa Kaliwungu dan WS dari Tanjung Karang itu yang memberikan barang kepada saya.

BACA JUGA :  Guru Madrasah diduga berbuat asusila terhadap 10 lebih muridnya

Dalam putusan sidang yang di pimpin Hakmi Dwi Purwanti ” Tersangka KS di jatuhi hukaman dengan massa percobaan 2 bulan . (Owix/ LR )

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post