Kudus Akan Jadi Tuan Rumah Bersama Pada Porprov Jateng XVI

oleh

Kudus, isknews.com – Pekan Olahraga tingkat Provinsi (Porprov) ke XVI di jadwalkan akan di gelar di Kabupaten Kudus selaku tuan rumah pada 2022 mendatang, namun Kabupaten Kudus tidak akan sendirian sebagai penyelenggara, akan juga melibatkan lima kabupaten lain selaku penyelenggara dalam even olahraga terbesar di Jawa Tengah tersebut.

Hal itu terungkap dalam jumpa pers yang digelar Bupati dan KONI Kabupaten Kudus sesudah Rapat Porprov tahun 2022 bersama bupati se Eks karisidenan Pati  plus  Grobogan di PendopoKabupaten Kudus kemarin, Rabu (06/02/2019) siang.

Bupati dan wakil bupati Kudus berfoto bersama bupati dan wakil utusan dari kabupaten Pati, Blora, Rembang, Jepara dan Grobogan usai rapat koordinasi penyelenggaraan Porprov 2022 (FotoL YM)

“ Enam Kabupaten di wilayah eks Karesidenan Pati atau Pati Raya pun bersiap menjadi penyelenggara Porprov 2022,” ujar Bupati Kudus, H.M. Tamzil didampingi wakil bupati H.M. Hartopo, bupati Pati H. Haryanto, bupati Blora Joko Nugroho dan perwakilan dari kabupaten Grobogan, Rembang dan Jepara.

TRENDING :  Jepara Juara Umum Kejurprov Takraw KU 12

“Pada intinya dalam rapat tadi, kami menyatakan siap jadi tuan rumah bersama dan akan segera mengagendakan audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, serta sudah bersepakat dengan pembagian venue dan cabang olahraga yang akan di gelar di masing-masing Kabupaten,” ujar Bupati Tamzil.

Rencananya, 44 cabang olahraga Porprov akan dipertandingkan. Penyelenggaraan cabang-cabang olahraga tersebut akan dibagi untuk 6 kota. Kudus akan mempertandingkan 11 cabor termasuk anggar maupun basket.

Sebagai catatan, Kudus akan menyelenggarakan cabor terbanyak diantara kabupaten lainnya, termasuk upacara pembukaan dan penutupan. Terkait penginapan atlet, H.M. Tamzil mengaku Kudus memiliki hotel yang siap menampung sekitar 1.500 orang.

TRENDING :  ​Sukun Menang Mudah Hadapi PU Pengairan Purwodadi di Babak Penyisihan Sukun Cup 2016

“Pada dasarnya, penginapan di Kudus mumpuni untuk menampung sekitar 1500 atlet yang bertanding,” tutur Tamzil.

Sementara itu, kabupaten Pati akan mempertandingkan 10 cabang olahraga, kabupaten Blora 6 cabang olahraga, kabupaten Rembang 5 cabang olahraga, kabupaten Grobogan dan kabupaten Jepara masing-masing 7 cabang olahraga. Seluruh kabupaten tersebut menyatakan diri untuk kesiapan tentang akomodasi atlet.

Sebagai tambahan informasi, perencanaan penyelenggaraan Porprov di Pati Raya merupakan inisiasi ketua KONI Pati yang disampaikan kepada Bupati Pati. Karena keterbatasan sarana dan prasarana, KONI Pati menggandeng KONI Grobogan yang selanjutnya menggandeng KONI se eks-Karesidenan Pati. Pada akhirnya, disepakati nama Pati Raya.

Sementara itu, Ketua KONI Kudus Antoni Alfin memaparkan mengenai keuntungan ekonomi dari sektor UMKM, wisata dan kuliner yang akan dirasakan oleh wilayah Pati Raya. “Karena diperkirakan ribuan atlet, ofisial, dan supporter akan bertandang dan menginap di sini,” ujarnya.

TRENDING :  Persiku Kudus Kalah Yayat Mundur

Hal ini diamini oleh Bupati Pati Haryanto yang merasa bahwa Pati Raya sudah dirasa pantas menjadi tuan rumah Porprov ke XVI nanti. Pun juga Bupati Blora H. Djoko Nugroho yang melihat bahwa penyelenggaraan Porprov biasa dilaksanakan di wilayah selatan ataupun tengah. “Saatnya wilayah jalur Pantura yang diberi kesempatan menjadi tuan rumah,” ujarnya.

Dari segi fasilitas, wilayah Pati Raya hampir semuanya siap. Tak hanya itu, prestasi atlet wilayah Pati Raya juga dinilai sudah baik. Untuk selanjutnya, bupati Kudus mewakili bupati lainnya akan mengirim surat kepada Gubernur Jateng dan tembusan kepada ketua KONI Jateng atas keinginan menjadi tuan rumah ini. Harapannya, sebelum April, audiensi dan paparan kepada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo bisa terlaksana. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :