Kudus Intensifkan Riset Sapi Beranak Kembar Hasil Ineseminasi Buatan

by

Kudus, isknews.com – Kelahiran anak sapi kembar jenis Simental di dusun Masin Desa Kandangmas Kecamatan Dawe milik peternak Tando, mendorong pemerintah Kabupaten Kudus berupaya keras melakukan penelitian demi terbudidayanya sapi beranak kembar.

Meski di beberapa kabupaten lain juga terdapat sapi beranak kembar, namun bagi dunia peternakan sapi di Kudus hal tersebut bisa disebut langka. Sebab terjadi hanya 5 persen di Indonesia. Dan ini menjadi luarbiasa sebab buntingnya sapi tersebut bukan dari peristiwa alami tetapi inseminasi buatan (IB).

TRENDING :  Jelang Idul Adha, Dinas Pertanian Pati Langsungkan Tindakan Preventif

Hal tersebut disampaikan oleh kepala Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Kudus, Catur Sulistiyanto di Kantornya, Jumat (27/10/17). ” Melihat kondisi yang bagus tersebut pemerintah melaui Dinas kami akan terus mengintensifkan riset dan penelitian untuk terus menumbuhkembangkan budidaya sapi dengan metode IB dengan produksi anak sapi kembar,” katanya.

Dijelaskannya, “ Sapi itu jarang sekali beranak kembar dua. Mayoritas ya hanya satu ekor setiap kali beranak. Semua anak sapi di Kandangmas ini sehat dan kuat. Oleh karena itu kami berfikir bahwa hal ini bisa dikembangkan,” ujarnya.

TRENDING :  Kesehatan Hewan Kurban Akan Dipantau
KOMENTAR SEDULUR ISK :