Kudus Tertutup Untuk Berdirinya SD Swasta Baru

oleh

Kudus, isknews.com – Kabupaten Kudus, tertutup untuk didirikan sekolah dasar (SD) baru. Alasannya, jumlah SD di Kudus sekarang ini, baik negeri maupun swasta, sudah lebih dari cukup.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, Djoko Soesilo, melalui Sekretaris Dinas (Sekdin), Hartono, yang dihubungi isknews.com, Jumat (26/05), di ruang kerjanya, mengatakan hal itu. Menurut dia, selain jumlahnya sudah cukup, juga dalam upaya pemenuhan standar jumlah siswa SD untuk setiap kelas, terutama di pedesaan yang sebagian besar mengalami kukurangan siswa. “Agar jumlah siswa bisa sesuai standar, kepada kepala SD kami minta untuk melakukan pendataan anak usia sekolah, di desa atau lingkungannya masing-masing.”

TRENDING :  UPT Pendidikan Jati Sudah Hentikan Penarikan Beaya Foto Copy LK SD

Pendataan yang dimaksud, ungkapnya lanjut, selain usia sekolah yang memenuhi syarat masuk SD, juga domisili siswa yang bersangkutan. Hal ini bertujuan agar anak tersebut bisa sekolah di SD terdekat, di desa tempat tinggal orang tua anak tersebut. Pihak SD juga diuntungkan dengan memperoleh jumlah siswa yang sesuai kebutuhan sekolah. “Jumlah SD di setiap desa di Kabupaten Kudus, cukup menampung siswa baru, sebisa mungkin jangan ada yang sekolah di luar desa.”

TRENDING :  Tingkatkan kreatifitas anak melalui kegiatan extra kurikuler.

Sementara itu, untuk pendirian SMP swasta baru di Kabupaten Kudus, dia menerangkan, masih terbuka atau memungkinkan, namun dengan beberapa syarat. Yakni memiliki sarana dan prasarana (sarpras) yang lengkap, mulai dari ruang kelas, ruang kepala sekolah, ruang guru, lapangan. Juga sudah siap atau tersedia tenaga pendidik dan non pendidik. “Syarat lainnya, adalah animo masyarakat di tempat didirikannya sekolah baru itu, apakah masih ada yang belum pelayanan pendidikan.”

TRENDING :  25 Mahasiswa Akbid Kudus Praktek Klinik Kebidanan Di Kecamatan Gebog

Data terakhir jumlah SD di Kudus, baik SDN, SDIT dan SDLB dan swasta, sebanyak 461 unit, sedangkan untuk jumlah SMP Negeri, SMP IT dan swasta, tercatat 48 unit. (DM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*