Kuota LPG Blora Habis

Blora,isknews.com (Lintas Blora) – Kuota LPG bersubsidi 3 Kilogram (kg) untuk wilayah Kabupaten Blora Jawa Tengah tahun 2016, telah habis pada bulan November ini. Hal itu disebabkan, pengajuan kuota tambahan oleh Pemerintah Kabupaten Blora pada tahun 2015 untuk kebutuhan tahun 2016 terlalu sedikit.

Menurut Suma Novendi, Ketua Himpunan Wisraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) wilayah Pati, Blora hanya mengajukan tambahan 10% dari total kuota tahun 2015. Padahal, dari Pertamina tidak mungkin langsung merealisasikan pengajuan tersebut. “Hitungan dari Pertamina untuk Blora, habis bulan ini, jadi Over. pihak Pertamina hanya melakukan pergeseran saja dari wilayah lain untuk mencukupi kebutuhan Blora,” terangnya.

Baca Juga :  Belum Terisi Penuh, Rusunawa Masih Buka Pendaftaran

Suma menyatakan, jika kondisi tersebut disebabkan tidak adanya komunikasi dengan baik antara beberapa pihak dalam menentukan kuota tersebut. “Ini nggak konek lagi antara, Bagian Perekonomian, Disperindagkop 7 UMKM, serta Dinas ESDM. Seharusnya mereka melakukan komunikasi dengan melibatkan Hiswana Migas dalam menentukan pengajuan Kuota LPG dan BBM,” ujarnya.

Dia menjelaskan, Pemerintah Provinsi melalui Dinas ESDM berkirim surat ke Dinas ESDM Kabupaten untuk segera melakukan pengajuan tambahan kuota. Dari situ, lanjut dia, seharusnye koordinasi dengan Bagian perkonomian dan Disperindagkop serta Hiswana Migas. “Untuk tahun 2017 nanti, kami tidak ingin ada Miss lagi. Karena peningkatan kebutuhan LPG diluar dugaan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kodim Blora Ikut Sukseskan Program Jambanisasi

Menurutnya, kuota Blora saat ini diperkerikan mencapai 400.000 tabung LPG 3kg. “Kalau BBM kita belum mendapatkan data dari Pertamina. Dan khusus BBM pengajuannya tetap 10%,” ujarnya.

Sementara Rudati Ningsih, membenarkan jika pengajuan kuota tambahan hanya 10%. “Tapi dalam realisasinya mencapai 16%,” kata dia. Untuk pengajuan kuota tahun 2017, ada penambahan penambahan kuota lebih besar. “Untuk tahun 2017 kami mengajukan kuota tambahan sebanyak 30%,” jelasnya.(As/Mr)

Baca Juga :  Mentan Peringatkan Tengkulak

 

APA KOMENTAR SEDULUR ISK ?