LAHAN PERTANIAN TERTIDUR DITERJANG ELNINO PANJANG, BAGAIMANA KETERSEDIAN LUMBUNG PANGAN KITA

LAHAN PERTANIAN TERTIDUR DITERJANG ELNINO PANJANG, BAGAIMANA KETERSEDIAN LUMBUNG PANGAN KITA

Pati, isknews.com – Bagi seorang petani kemarau merupakan proses alami yang biasa dialami profesi petani pada umumnya,akan tetapi jikalau kemaraunya berkepanjangan hingga melebihi batas kebiasaan itu yang jadi masalah.Masyarakat petani yang sudah biasa bertumpu pada hasil pertanian akan terasa berat karena lahan pertanianya tidak bisa diolah secara maximal yang secara otomatis mengurangi jumlah pendapatan ekonomi keluarganya.

Panjangnya musim kemarau atau biasa disebut elnino oleh kaum itelektual sungguh sangat membawa dampak tidak hanya pada pertanian tetapi juga perikanan atau tambak.
Ratusan hektar lahan garapan pertanian yang membentang di sepanjang jalan-jalan desa di kabupaten ini kering kerontang bak padang tandus.

Petani yang merupakan profesi yang sangat vital bagi kelangsungan hidup kita bersama,coba bayangkan jikalau petani tidak bisa mengolah lahan garapanya berapa ribu atau juta orang yang tidak bisa makan karena ketergantunganya akan produk pertanian,untuk itu sudah semestinya profesi petani dan lahan pertanian di jadikan perhatian utama baik oleh pemerintah maupun masyarakat petani itu sendiri.

BACA JUGA :  Korban Banjir Ngastorejo Keluhkan Kurangnya Air Bersih dan Prahu

Bagi pemerintah diharapkan bisa menciptakan solusi dan antisipasi agar apabila terjadi kemarau panjang petani tetap bisa mempertahankan ekonominya serta yang tak kalah penting kemarau panjang tidak mempengaruhi stok cadangan pangan nasional. (WW)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post

99 Responses to "LAHAN PERTANIAN TERTIDUR DITERJANG ELNINO PANJANG, BAGAIMANA KETERSEDIAN LUMBUNG PANGAN KITA"

  1. Pingback: vpm

Comments are closed.