Laka Bus Terguling Di Proliman Tanjung, 5 Orang Korban Meninggal Dunia 45 Luka Luka

oleh

Kudus, isknews.com – Perkembangan terkini Kecelakaan maut yang melibatkan Bus dari armada milik PO Indonesia dengan nomor polisi L 7519 UV jurusan Surabaya – Jepara, akibat sopir tak dapat menghentikan laju kendaraannya maka bus yang di bawanya dibanting kekiri.

Bus sempat oleng lalu teguling di kawasan lampu merah proliman turut Desa Tanjungkarang Kecamatan Jati Kudus petang tadi, suasana sempat mencekam karena banyak korban bergeletakan dan kendaraan bergelimpangan di lokasi tersebut.

Sejumlah relawan BPBD didatangkan dan mulai melakukan evakuasi pada para korban yang terjepit dan tertimpa bodi bus, tak berapa lama masyarakatpun berduyun-duyun menyaksikan Kejadian tersebut sehingga TKP kecelakaan semakin padat dan lalu lintas menjadi tersendat, Kamis (31/8/17).

Dalam kecelakaan malam itu badan bus yang terguling sempat menimpa sebuah mobil avanza, L300 dan mobil mini van serta beberapa sepeda motor, posisi bus sempat melintang di badan jalan. Sedangkan kendaraan yang ditabrak, terlempar beberapa meter dari posisi awal, sepeda motor yang di terjang bus tersebut adalah para pengendara dari arah Undaan yang sedang berhenti karena lampu laulintas masih merah.

TRENDING :  Buktikan Bahan Baku Bukan Illegal Logging PT Pura Nusapersada Raih Sertifikasi SVLK

 

Inilah beberapa kendaraan yang terlibat dalam laka di jalan Pantura tersebut, mobil Mitsubishi L300 dengan Nomor Polisi K 1949 BN, Mobil Toyota Avanza H 9189 BF, Mobil Daihatsu Luxio H 9144 LR, Sepeda Motor Yamaha Mio K 2495 BR, Honda Supra K 5710 PK, Honda Beat K 2918 RR, Honda CB150R K 3449 PR, Honda Vario K 4972 QB, Honda Vario K 3290 HE dan Yamaha Vixion K 4295 LM.

Ketika media ini mengunjungi Polsek Jati, tampak sang pengemudi sedang di interograsi dan di periksa petugas, sehingga kami hanya sempat mewawancarai kernet kernet bus, Ahmad Junaedi (66) warga Lasem yang selamat dari kecelakaan, menurutnya bus ini di kemudikan oleh Ikhwan Mukminin (46) warga Tireman Rembang yang juga selamat dan sedang diperiksa di Polsek yang sama.

Dijelaskan oleh kernet, ” saat di Proliman Tanjungkarang jumlah penumpang masih banyak sekitar tiga puluhan orang lebih, karena bus ini satu-satunya yang punya trayek Surabaya-Jepara,sehingga sisa penumpang yang turun di Jepara masih Banyak,” terangnya.

” Bus berangkat dari Surabaya pada sekitar pukul 13.00 siang sampai di kawasan lampu merah Proliman Tanjung tiba-tiba rem blong sehingga mobil tak bisa dihentikan lalu di banting ke kiri dan menerjang trotoar serta kendaraan yang sedang berhenti karena lampu lalu lintas sedang di posisi merah,” ujar kernet yang nampak sedang alami shock tersebut.

TRENDING :  Potong Jalan Akibatkan Laka Lantas di Jalan Jakenan - Winong

Berbeda dengan keterangan Kanit Laka Polres Kudus, Iptu Ngatmin, menurutnya bus diduga melaju dengan kecepatan tinggi akibat mengejar lampu lalu lintas, berusaha menerobos lampu merah, namun dari arah berlawanan kendaraan sudah berjalan, akibatnya pengemudi membanting setirnya ke kiri arah Undaan, “tak dapat mengendalikan laju kendaraannya, lalu Bus oleng dan terguling,” jelas Iptu Ngatmin di lokasi.

Akibat kecelakaan Tersebut menurut Ngatmin, bus juga menabrak 5 KBM (mobil) Pribadi dan dua Sepeda Motor, sementara penumpang yang sudah di evakuasi oleh relawan BPBD sejumlah 10 orang dan sudah kita bawa ke Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus, “Saya belum tahu kepastiannya meninggal apa selamat,” ujar Ngatmin.

Sementara itu dari pantauan di Rumah Sakit Mardi Rahayu Jati Kudus, tampak suasana depan Ruang IGD Rumah sakit malam itu penuh sesak di kunjungi para keluarga korban yang sebagaian besar datang dari Jepara, karena Bus ini akan melakukan pemberhentian terakhir di Terminal Jepara, sedangkan penumpang asal Kudus, sebagian besar sudah turun di Lampu Merah Ngembalrejo Kudus.

TRENDING :  Nenek Sebatang Kara Ditemukan Meninggal Dalam Sumur

Dari informasi terakhir oleh petugas berseragam polisi yang baru saja keluar dari IGD Rumah Sakit, menjelaskan korban meninggal akibat kecelakaan tersebut adalah sebanyak lima orang, tiga berjenis kelamin pria dan dua orang wanita, yang tiga dari penumpang bus sedang yang dua orang adalah pengendara sepeda motor,.

Korban yang meninggal dunia di Rs Mardirahayu Kudus adalah Edi Handoko (36) asal Desa Wates 2/1 Undaan Kudus, Sri Mulyaningsih (40) asal Desa Wates 2/1 Undaan Kudus, Joko Purnomo (33) asal Desa Jetis Kapuan 3/4 Jati Kudus. Falik (30) Desa Jetis Kapuan 1/4 Jati Kudus dan terakhir Kartini Kalirejo Undaan.

Korban Luka -Luka sementara 33 orang dirawat di Rumah Sakit Mardirahayu Kudus dan 11 orang di rawat di RSU Dr.Lukmonohadi Kudus. (YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :