Lakukan Senam Ibu Hamil Secara Mandiri dan Rasakan Sejuta Manfaatnya

oleh
Foto: Kegiatan senam ibu hamil Puskesmas Wergu Wetan, Sabtu (05-05-2018). (Istimewa/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Pada masa kehamilan akhir atau trimester 3, seorang ibu hamil akan merasakan beberapa gejala seperti bengkak kaki, nyeri, keram dan besarnya kandungan kerap membuat ibu hamil merasa malas bergerak. Dari malas bergerak inilah yang kemudian membuat ibu hamil merasa lemas.

Menurut Koordinator Puskesmas Wergu Wetan, Dwi Ira Yusi Proboningrum, seorang ibu hamil memang dilarang terlalu banyak bergerak dan beraktivitas berat, karena ditakutkan jika terjadi kontraksi kehamilan yang dapat membahayakan ibu dan janin. Namun, prilaku malas bergerak juga tidak dibenarkan, lantaran prilaku tersebut dapat mengakibatkan badan terasa lemas dan kaku pada otot.

“Sehingga pada akhir masa kehamilan, ibu hamil masih diperbolehkan untuk melakukan aktivitas dan olahraga ringan. Hal ini bertujuan untuk melatih badan ibu hamil supaya tetap bugar dan melancarkan proses persalinan,” kata Ira, sapaan akrabnya, Sabtu (05-05-2018).

TRENDING :  Benda Antik, Jadi Peluang Usaha yang Menggiurkan

Dikatakan Ira, cara yang paling efektif adalah dengan melakukan senam ibu hamil. Senam tersebut bermanfaat untuk mengurangi dan mencegah timbulnya gejala-gejala yang mengganggu selama masa kehamilan seperti sakit punggung, dan bengkak kaki. Sekaligus untuk mengurangi ketegangan otot-otot sendi sehingga mempermudah proses kelahiran.

Cara melakukan senam ini cukup mudah. Ira menjelaskan jika senam ibu hamil dimulai dengan melakukan senam kaki. Pertama ibu hamil harus duduk dengan kaki diluruskan ke depan tubuh dengan bersandar tegak lurus dan rileks. Setelah itu, tarik jari-jari kaki ke arah tubuh secara perlahan lalu lipat ke depan, lakukan sebanyak 10 kali. Kemudian, tarik telapak kaki ke arah tubuh secara perlahan dan dorong ke depan, lakukan sebanyak 10 kali.

“Gerakan kedua adalah duduk bersila dengan telapak tangan di atas lutut. tekan lulut ke bawah secara perlahan sebanyak 10 kali. Gerakan ketiga dengan tidur terlentang dan tekuklah lutut jangan terlalu lebar dengan arah telapak tangan diletakkan disamping badan dan angkatlah pinggang secara perlahan sebanyak 10 kali,” jelasnya.

TRENDING :  Tren Pernikahan di Kudus Alami Kenaikan, Sampai Agustus 2018 Capai 5566 Pasangan
Foto: Kegiatan senam ibu hamil Puskesmas Wergu Wetan, Sabtu (05-05-2018). (Istimewa/ISKNEWS.COM)

Gerakan keempat, badan posisikan merangkak sambil menarik nafas, angkat perut dan punggung ke atas dan kebawah secara perlahan dan lakukan sebanyak 10 kali. Untuk gerakan kelima dengan tidur terlentang dengan menekuk lutut kanan lalu gerakan ke bawah dan ke atas secara perlahan sebanyak 10 kali.

Gerakan kelima, tetap pada posisi terlentang dengan kedua lutut ditekuk dan menempel. kemudian digerakan ke kiri dan kanan sebanyak 8 kali. Gerakan keenam untuk melatih pernafasan saat persalinan. Caranya dengan cari posisi duduk yang nyaman lalu tarik nafas melalui hidung dan keluarkan melalui mulut agar rileks.

Gerakan ketujuh untuk melatih mengejan saat persalinan. Langkahnya dengan tarik nafas sebanyak tiga kali. Pada hitungan ke empat tarik nafas lalu tahan nafas sambil mengejan di pantat.

TRENDING :  Wajib Tiga Poin, Persiku Maksimalkan Laga Kandang

Terakhir untuk memperlancar ASI. Caranya dengan lipat lengan ke depan dengan telapak tangan digenggam dan berada di depan dada, gerakkan siku ke atas dan ke bawah. Lipat lengan ke atas hingga ujung jari tengah menyentuh bahu, dalam posisi dilipat lengan diputar dari belakang ke depan, sehingga siku-siku bersentuhan dan mengangkat payudara lalu bernafaslah dengan lega, lakukan sebanyak 2 kali.

“Senam ini bagus dilakukan pada masa akhir kehamilan atau bulan ke 7 – 9 masa kehamilan. Ibu hamil bisa melakukannya secara mandiri di rumah. Namun yang menjadi catatan adalah senam ini harus dilakukan secara rutin dan terus menerus. Jika ditengah senam muncul rasa sakit pada perut, pendarahan dan demam senam ini harus dihentikan,” pungkasnya. (NNC/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :