Lancar Tanpa Perlawanan, PN Kudus Eksekusi Rumah Di Jepang Pakis

oleh

Kudus, isknews.com – Proes eksekusi terhadap sebuah rumah di Desa Jepang Pakis pagi tadi berjalan lancar. Meski suasana di halaman kantor Balai Desa Jepang Pakis, Jati, Kudus, pagi tadi terlihat ramai oleh sejumlah aparat keamanan dari Polres Kudus dan Polsek Jati, Staf Pengadilan Negeri (PN) Kudus, Aparat Desa serta awak media.

Kabag Ops pimpin apel sejumlah anggota Polrse Kudus jelang pelaksanaan eksekusi sebuah rumah di Desa Jepang Pakis (Foto: YM)

Sebelumnya, Kabag Ops Kompol Jodi Setyo Margono, memimpin apel atas pelaksanaan pengamanan eksekusi sebuah rumah dan bangunan terletak tak jauh dari Balai Desa tersebut yang dinyatakan harus di eksekusi setelah pemiliknya dinyatakan kalah pada sidang di PN Kudus. Tampak hadir dalam kegiatan itu, Kasatreskrim AKP Rismanto dan Kasat Sabhara AKP Sutopo.

Kepada media ini Kabag Ops Polres Kudus Kompol Jodi mengatakan, pengaman yang dilakukan oleh sejumlah anggotanya adalah sebagai tindakan standar operasional dalam sebuah proses eksekusi oleh Pengadilan Negeri.

TRENDING :  Dua Pejabat Polres Kudus Dimutasi

“Insha Allah tidak akan ada perlawanan dari pihak tergugat, apalagi kasus perdata ini sudah di musyawarahkan dengan damai antara pihak tergugat dan termohon, kami hanya mengamankan  situasi saja,” katanya saat di temui di lokasi balai desa, Kamis (14/02/2019).

Pengadilan Negeri Kudus melaksanakan eksekusi atas rumah dan tanah yang sebelumnya dimiliki oleh Wagiman (57) warga Desa Jepang Pakis setelah adanya putusan inkrah dari pengadilan Negeri Kudus, memenangkan Kunarto (54) selaku penggugat.

Menurut Hasan Udin, Panitera Pengadilan Negeri Kudus, Wagiman terpaksa harus mengosongkan dan menyerahkan rumah yang ditelah lama ditempatinya kepada Kunarto. “Karena wanprestasi membayar hutang dengan salah satu Bank, sehingga tanah dan bangunan tersebut kemudian di lelang oleh pihak Bank, dan Kunarto adalah pemenang lelang tersebut,” katanya.

TRENDING :  Penjual Obat Keras Berbahaya Dibekuk

Ditambahkannya, kegiatan eksekusi ini dilakukan atas keputusan Pengadilan Negeri Nomor :W 12-UB/290/PDT 04.01/ll/2019 perihal Esekusi pengosongan perkara perdata nomor 4/Pdt.Eks/2017/PN Kudus. Kepada media ini, dia mengungkapkan bahwa kedua belah pihak telah sepakat dengan keputusan pengosongan rumah tersebut.

Bangunan yang terletak di RT 3 RW 3 Desa Jepang Pakis itu, dieksekusi. Disaksikan Kompol Jodi (Kabag Ops Polres Kudus), AKP Bambang (Kaposek Jati), Sakroni (Kepala Desa Jepang Pakis), Hasan Udin (Panitera Pengadilan Negeri Kudus) serta anggota Koramil dan Polsek Jati, Wagiman menyerahkan akta dan kunci rumah kepada Kunarto.

TRENDING :  Demonstran Gempa Bakar Poster Ashin Wirathu

“Saya ikhlas, mau bagaimana lagi,” tandas pria yang berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) tersebut.

Berdasarkan pengamatan media ini, kegiatan eksekusi pengosongan lahan dan bangunan milik Wagiman hari ini berjalan dengan lancar dan aman. Bahkan dari kedua belah pihak nampak menerima dan berbesar hati dengan keputusan tersebut.

Saat ditemui awak media, Kunarto, pemohon eksekusi menolak memberikan keterangan karena dia menganggap persoalan tersebut merupakan ranah privasi seseorang. “saya no comment, tak baik saya mengomentari ini,” katanya, seraya meninggalkan awak media.

“Hanya saja tadi dari Wagiman meminta agar pintu belakang dan jendela samping diambil untuk diganti dengan dinding permanen. Selain itu, KWH  meter yang terpasang di rumah tersebut nantinya akan dipindahkan dari ke rumah Wagiman,” pungkas dia.(YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :