Lantai Tiga Pasar Kliwon Mulai Difungsikan

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Suasana lantai tiga Pasar Kliwon Kudus mulai ramai, dengan hadirnya pedagang yang mulai menempati los sejak 10 September 2017. Tempat yang dulu tampak sepi belum berpenghuni, kini sudah mulai difungsikan untuk berjualan.

Pantauan ISKNEWS.COM di lokasi tampak sejumlah pedagang dari kelompok UMKM Kudus yang menyajikan barang dagangannya. Dari mulai yang menjual makanan dan oleh-oleh khas Kudus hingga baju tersedia di lantai tiga.

Kepala Pasar Kliwon Sugito mengatakan, secara keseluruhan di lantai tiga terdapat 333 los. Namun, saat ini baru 83 los yang ditempati oleh para pegiat UMKM Kudus.

TRENDING :  Sambut Hari Raya Idhul Fitri 1438 H Pemkab Demak Gelar Pasar Murah

Dia menjelaskan, para pedagang diizinkan yang menempati lantai tiga diizinkan berjualan berbagai jenis produk, kecuali makanan basah. Hal itu dimaksudkan agar di lokasi tersebut tetap terjaga kebersihannya sehingga menjadi daya tawar untuk calon pembeli.

Mengenai akses menuju lantai tiga, bisa ditempuh melalui pintu utama sub pintu utama yang lain. Misalkan  pintu timur atau di pintu tengah.

Pengunjung yang akan ke lantai tiga juga dimanjakan dengan tersedianya escalator dan lift. ”Jadi untuk pengunjung yang takut kecapekan tidak perlu khawatir,” tuturnya.

Tak hanya itu, lokasi berjualan dari pegiat UMKM Kudus juga cukup strategis. Mengingat cukup melalui lokasi parker mobil yang ada di sebelah barat Pasar Kliwon. ”Cukup naik ke lokasi parker lantai tiga sudah sampai di lokasi UMKM,”imbuhnya.

TRENDING :  Pasar Hewan Baru Resmi di Tempati, Bupati: Semoga Ada Peningkatan Transaksi

Lebih lanjut Sugito menjelaskan, para pedagang yang saat ini menempati los di lantai tiga mendapat fasilitas gratis selama enam bulan ke depan. Selanjutnya, apabila ingin meneruskan berjualan akan dilakukan sistem sewa dengan yang punya los.

Salah seorang pedagang UMKM Siti Kholidah mengaku optimistis dengan tersedianya tempat berjualan di lantai tiga Pasar Kliwon. Wanita yang akrab disapa Kholiq ini menuturkan, semenjak buka pertama pada 10 September 2017 lalu dagangannya terbilang laku.

TRENDING :  Polisi Dukung Penataan PKL Alun-alun Juwana

”Setiap hari ada saja yang membeli, meskipun di lantai tiga. Saya yakin ke depan semakin ramai yang datang ke lantai tiga ini,” ucapnya.

Beraneka ragam jenis makanan dijajakan di los berukuran 2×3 meter yang ditempati saat ini. Mulai minuman herbal, telur asin, hingga produk andalannya yakni madu mongso.

Senada dengan Kholiq, Sri Darojatun yang menjual berbagai baju muslim juga mengaku optimistis produknya bakal laku. ”Prospeknya cukup menjanjikan,” tandasnya. (MK)

KOMENTAR SEDULUR ISK :