Lazismu Undang Syaikh Palestina Safari Dakwah Di Kudus

oleh
Syaikh Palestina dan sejumlah pengurus Lazismu (Foto: istimewa)

Kudus, isknews.com – Respon Muhamadiyah terhadap kepedulian kepada Palestina di aktualisasikan dalam tindakan nyata diantaranya mMelalui lembaga filantropy Lazismu yang  pada bulan Ramadhan ini mengundang beberapa syaikh dari Palestina sebagai narasumber yang otentik guna menyebarkan informasi actual yang terjadi di Palestina belakangan ini. Dalam rangka syiar dakwah di Indonesia, khususnya di lingkungan warga Muhammadiyah.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Lazismu Kudus Nadhif,S.Pd.I, kepada media ini, menurutnya kisah konflik Arab – Israel sudah menjadi cerita yang melegenda, sebuah konflik yang didasari keinginan penguasaan atas wilayah strategis itu di legalkan oleh kekuatan opini internasional.  

“Melalui propaganda sistematis, hingga dianggap legal melakukan penyerangan, pembunuhan bahkan penghancuran massal terhadap fasilitas dan sumber daya strategis lainnya. Rasa kemanusiaan sudah diabaikan dengan segala dalih yang di legalkan,” katanya.

TRENDING :  MJ Entertainment Bakal Suguhkan Group Band Legendaris Untuk Gebrak Pati

Ribuan orang yang sudah tidak berdaya telah menjadi korban. Perempuan dan anak-anak pun tidak luput dari ancaman. Bahkan menjadi sasaran empuk bagi senjata-senjata otomatis yang siap menyalak kapan saja.

“Perlu dicatat bahwa korban itu adalah umat Islam saudara seiman seagama kita, dan wilayah yang diperebutkan itu adalah Palestina yang didalamnya ada masjidil Aqsa, tempat suci dan dihormati umat Islam di seluruh dunia. Di masjid Al-Aqsa itulah tempat terjadinya peristiwa isro’ mi’roj rasulullah saw,” ungkap Nadhif.

Ada enam orang syaikh yang tergabung dalam tim undangan Lazismu, dua orang diantaranya di alokasikan untuk wilayah Jawa Tengah, sementara yang lain tersebar untuk seluruh Indonesia. Safari dakwah ini dilakukan dalam rangka kepedulian dalam persaudaraan Islam. Guna menjalin kerjasama saling pengertian dan saling membantu dalam kesulitan.

TRENDING :  Luar Biasa , Lantunan Musik Saudara Kita Ini

“Dalam perencanaan awal tim Palestina akan memulai safari di Semarang hari Rabu (08/05/2019) dan beberapa Kabupaten di Karesidenan Pati termasuk Kabupaten Kudus, namun info terakhir pada Minggu (05/05/2019) sejumlah 5 orang dari mereka sudah mendarat di bandara Soekarno Hatta dan satu orang tidak boleh keluar dari Palestina karena tertahan oleh tentara Israel. 2 orang syeh akan melanjutkan ke Semarang dan diharapkan tiba di Ahmad Yani sore ini juga. Salah satu diantaranya melanjutkan perjalanan menuju Sragen dan yang lain di Semarang, “ katanya.

TRENDING :  Kejujuran Membawa Kebahagiaan, Khutbah Idul Fitri 1440 di Stadion Wergu Wetan

Kalau tidak ada aral melintang, jadwal safari syeh Palestina akan dimulai malam ini. Dengan menjadi imam shalat, dilanjutkan dengan berbagi informasi dan dialog tentang Palestina, melalui penerjemah tentunya.

Berikut ini Jadwal Imam Syek Palestina di Kabupaten Kudus : Kamis (9/5/19) shalat shubuh dan Kajian di masjid Majalisul Muttaqin Kalilopo Gebog, Kamis (9/5/19) shalat Dluhur dan Kajian di Masjid SMK Muhammadiyah Kudus, Kamis (9/5/19) shalat isya’ dan tarawih di masjid At taqwa Jati Kulon.

“Demi kebersamaan dan menjalin ukhuwah dalam Islam diharapkan jamaah bisa datang berjamaah di masjid terdekat sesuai jadwal yang telah tersusun. Diharapkan juga untuk bisa menyiapkan infaq terbaiknya guna disumbangkan kepada saudara kita di Palestina guna membangun fasilitas rumah sakit di Palestina. Semoga Allah meridhoi segala upaya baik kita, amiin ya rabbal alamin,” pungkasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :