Lebih Dari Rp 90 Miliar Digelontor PT Djarum Penuhi THR Karyawan

Lebih Dari Rp 90 Miliar Digelontor PT Djarum Penuhi THR Karyawan

Kudus, ISKNEWS.COM – Tunjangan hari raya (THR) selalu menjadi momen yang paling dinantikan setiap karyawan yang bekerja di sebuah perusahaan. Sama halnya dengan yang dirasakan karyawan PT Djarum. Wajah ribuan karyawan di brak SKT PT Djarum BL 53, di Jalan Loekmono Hadi Kudus terlihat sumringah membawa lembaran rupiah, yang menjadi haknya menjelang lebaran 2017, Kamis (15/06/2017).

Salah seorang karyawan borong Kusmi (37) mengungkapkan, sangat gembira dengan THR yang diterima tahun ini. Dia bersama 800 temanngya di brak SKT BL 53 mendapat THR sebesar Rp 1.740.900 atau setara satu kali upah minimum kabupaten/kota (UMK).

TRENDING :  Harmono Sekretaris BNP2TKI, 90% TKI Bermasalah Karena Non Prosedural

Menurut Kusmi, uang yang didapat akan dimanfaatkannya untuk memenuhi kebutuhan lebaran. Seperti membeli baju anak, jajan lebaran, dan lainnya. “Senang sekali bisa menerima THR jauh-jauh hari, jadi bisa mengantisipasi kenaikan harga yang biasanya naik mendekati lebaran,” ujarnya.

Warga Kedungwaru Kidul, Kecamatan Karanganyar, Demak, ini juga menyampaikan, akan menaati imbauan perusahaan agar langsung pulang sebagai langkah antisipasi tindak kejahatan dari oknum tertentu. “Kita belanjakan uangnya akhir pekan saja, takut kalau dijalan dicopet,” tandas Kusmi.

TRENDING :  Seorang Warga Nekad Gantung Diri di Kamar Mandi

Sementara Deputi Manajer Corporate Affair PT Djarum di Kudus, Hardi Cahyana mengatakan, hari ini secara serentak seluruh karyawan harian dan borong PT Djarum mendapat THR. Total Rp 90,2 miliar dibagi untuk memenuhi hak para karyawan dari 29 brak yang ada di Kudus, Pati, Rembang, dan Jepara.

Dijelaskannya lebih lanjut, rincian THR untuk karyawan harian yang berjumlah 7.355 orang mendapat Rp 13.527.148.750. Sedangkan karyawan borong yang berjumlah 45.094 orang mendapat Rp 76.694.692.200.

TRENDING :  Tanpa Penonton Persiku Gulung Persikaba 4-0

“Total keseluruhan karyawan dari 29 brak SKT di empat kabupaten sebanyak 52.449 orang. Untuk memenuhi hak karyawan perusahaan menggelontorkan Rp 90.221.840.950,” terangnya.

Disinggung terkait keamanan karyawan saat perjalanan pulang ke rumah, dirinya menyatakan, perusahaan telah berkoordinasi dengan Polres Kudus untuk berjaga di titik tertentu memastikan karyawan sampai rumah dalam kondisi baik. Sementara di brak juga dijaga satu orang anggota brimob. “Jadi kami yakin aman, tidak ada kendala dalam keamanan,” imbuhnya. (MK)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post