Lengkapi Dokumen Kependudukan Anda Karena Ini Mudah Dan Penting Bagi Validasi Adminduk

oleh

Kudus, isknews.com – e-KTP atau KTP Elektronik adalah dokumen kependudukan yang memuat sistem keamanan/ pengendalian baik dari sisi administrasi ataupun teknologi informasi dengan berbasis pada database kependudukan nasional.

Penduduk hanya diperbolehkan memiliki 1 (satu) KTP yang tercantum Nomor Induk Kependudukan (NIK). NIK merupakan identitas tunggal setiap penduduk dan berlaku seumur hidup. Nomor NIK yang ada di e-KTP nantinya akan dijadikan dasar dalam penerbitan Paspor, Surat Izin Mengemudi (SIM).

Untuk kepentingan tersebut Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kudus terus melaksanakan proses validasi dokumen administrasi kependudukan (adminduk) dari penduduk yang ada di wilayah ini.

Salah satunya adalah dengan menggencarkan sosialisasi bagaimana pentingnya dokumen adminduk untuk dimiliki warga. Sosialisasi dilakukan dengan mendatangi langsung warga yang belum mengurus dokumen adminduk, sampai mendatangi lokasi-lokasi keramaian yang ada.

TRENDING :  Bupati Sidak ke Tiga Kantor OPD

Diharapkan lewat sosialisasi yang gencar dilakukan ini, maka akan semakin banyak warga yang menyadari pentingnya dokumen adminduk tersebut. Warga yang belum memiliki dokumen yang penting, misalnya KTP elektronik maupun kartu keluarga (KK), akan segera mengurusnya.

”Dari sosialisasi yang kita lakukan, memang lebih kepada proses menyadarkan warga akan pentingnya dokumen kependudukan. Warga rata-rata lebih banyak konsultasi mengenai proses pengurusan dokumen adminduk tersebut,” jelas Kepala Disdukcapil Kudus Hendro Martoyo.

Rata-rata pertanyaan yang diajukan warga, adalah bagaimana cara membuat KTP elektronik maupun KK. Mereka menanyakan proses dan persyaratan yang harus dipenuhi untuk membuat dokumen tersebut.

TRENDING :  Membangun Jalan Desa Ujud Sinergitas Warga dan TNI

Keuntungannya, menurut Hendro, warga tidak perlu datang langsung ke kantor dinas, untuk konsultasi soal tersebut. Cukup dengan petugas yang bertugas di lokasi-lokasi yang sudah ditentukan.

”Masih banyak warga yang belum memahami ketentuan administrasi pendudukan. Nah, saat kita melakukan sosialisasi secara langsung dengan cara mendatangi lokasi-lokasi keramaian, mereka antusias bertanya. Mungkin karena situasnya juga nonformal atau santai, sehingga warga banyak yang tertarik untuk bertanya kepada kami,” paparnya.

Hendro mengatakan bahwa pengurusan dokumen adminduk sendiri, sudah sangat dipermudah pemerintah. Misalnya saja membuat KTP elektronik, cukup dengan melampirkan fotokopi KK saja.

Kemudahan ini memang sudah diamanatkan dalam undang-undang, peraturan presiden, hingga surat edaran menteri. Hal itu tertuang pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri RI (Mendagri) Nomor 471/1768/SJ tertanggal 12 Mei 2016, menindaklanjuti Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 25 Tahun 2008 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran Kependudukan. Semua demi melaksanakan Undang-Undang Nomor 23/2006 dan Undang-Undang Nomor 24/2013 tentang Administrasi Kependudukan.

TRENDING :  Soepardi Jalan Kaki Surabaya-Jakarta, Ternyata Tujuannya Sangat Mulia

”Sudah menjadi komitmen kami untuk memberikan pelayanan yang sepenuh hati, dengan hat-hati, dan tidak sesuka hati, terkait dengan kepengurusan dokumen adminduk ini.

Segera cek apakah dokumen Anda sudah lengkap atau belum. Jika belum, maka segera datang ke kantor kami, ataupun melalui aplikasi online yang kami punya, untuk mengurusnya. Karena dokumen adminduk sangat penting sekali,” imbuhnya. (YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :