Jpeg

Lewat Aksi Demo Hari Ini, Masyarakat Desa Mijen Kaliwungu Kudus Menggugat

Jpeg

Aksi Pemblokiran Jalan dilakukan sejumlah warga mijen kaliwungu Kudus

Kudus, isknews.com – Sejumlah warga dari Kelompok Masyarakat Desa Mijen Kaliwungu Kudus yang tergabung Dalam Forum Komunikasi Masyarakat Desa Mijen (FKMDM) hari ini Rabu (7/9) selama kurang lebih 2 jam dari pukul 09.00 WIB telah melakukan unjuk rasa (demo) terkait sudah sekian lamanya rakyat mijen menanti dari tahun 2002 sampai sekarang berupa pensertifikatan gratis bagi masyarakat yang terkena pembangunan jalan lingkar utara – barat Desa Mijen yang telah dijanjikan oleh instansi terkait.

Fauzan Akbar Koordinator lapangan (korlap) demo hari ini kepada Isknews.com menjelaskan bahwa unjuk rasa terpaksa dilakukan, mengingat lambatnya pihak BPN dalam menerbitkan Sertifikat tanah (kesemuanya berjumlah 82 bidang tanah terdiri 3 peta) yang merupakan tukar guling dari tanah warga yang terkena pembangunan proyek jalan lingkar desa Mijen, ” Sudah sejak tahun 2002 warga desa Mijen menanti hingga sekarang, terkait janji pensertifikatan gratis bagi masyarakat yang terkena pembangunan jalan lingkar utara – barat yang telah di janjikan oleh mereka, namun hingga kini masih nol besar”, tandasnya.

Baca Juga :  Camat Jekulo Hadiri Panen Raya desa Bulung Cangkring Disaksikan Komandan Kodim 0722 Kudus

Fauzan menambahkan, kita warga mijen menggugat kepada beberapa instansi yang terkait dengan penyelenggaraan proyek Jalan Lingkar, diantaranya yang akan di gugat oleh mereka adalah, Kantor Agraria Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional  Kudus, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (Cipkataru) Kudus dan Pemerintah Desa Mijen.”imbuhnya.

Ketiga institusi tersebut telah berjanji kepada masyarakat Desa Mijen yang terkena imbas dari pembangunan jalan lingkar tersebut yang berjumlah kurang lebih 79 KK, bahwa sertifikat yang rencananya akan diterbitkan sebelum pembangunan ? Pengaspalan jalan lingkar, namun pembangunan sudah mulai berjalan dan bahkan hampir selesai, tapi bukti penerbitan sertifikat masih belum jelas kepastiannya.

Baca Juga :  Besok Desa Golantepus Mejobo Gelar Pilkades Antar Waktu

oleh sebab itu, lanjut fauzan, kami dan warga dengan sangat terpaksa dan tanpa ada unsur paksaan maupun intervensi dari berbagai pihak bersepakat untuk memblokir pembangunan jalan yang saat ini sedang berjalan sampai batas waktu yang tidak ditentukan lamanya, dan sampai pula penerbitan sertifikat segera di wujudkan.”Pungkasnya.(AS)

APA KOMENTAR SEDULUR ISK ?