Libur Lebaran, Museum Kretek Diserbu Pengunjung

oleh
Libur Lebaran, Museum Kretek Diserbu Pengunjung ISKNEWS.COM
Foto: Pengunjung yang tengah melihat koleksi di museum kretek, Senin (18-06-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Pagi ini, sudah terlihat antrian kendaraan yang ingin masuk ke dalam museum kretek. Tak dipungkiri, libur lebaran 2018 yang cukup panjang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berlibur. Salah satunya ke museum kretek.

Menurut Kepala Museum Kretek, Suyanto, setiap hari libur museun kretek memang selalu dipadati oleh wisatawan lokal. Terlebih pada momen libur lebaran seperti ini, jumlah wisatawan yang datang semakin meningkat.

“Karena Kudus masuk kawasan pantura, sehingga pada saat libur lebaran seperti ini banyak pemudik dari luar daerah yang menyempatkan untuk berwisata di Kudus. Salah satunya di museum kretek,” katanya saat dihubungi isknews.com via telepon Senin (19-06-2018).

TRENDING :  Gertak Birahi, untuk Penambahan Populasi

Diakuinya, lahan museum yang terbatas tidak memungkinkan untuk dilakukan penambahan wahana wisata. Sehingga pihaknya berusaha meningkatkan kualitas pelayanan dan memaksimalkan potensi wisata yang ada di museum kretek. Dari potensi-pontensi tersebut diharapkan dapat menarik perhatian pengunjung untuk datang ke museum.

Libur Lebaran, Museum Kretek Diserbu Pengunjung ISKNEWS.COM
Foto: Anak yang tengah bermain di museum kretek, Senin (18-06-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM)

“Selama ini memang wahana wisata yang paling diburu pengunjung adalah waterpark. Pada lebaran ini kami tentu akan meningkatkan pelayanan di wahana-wahana tersebut agar pengunjung tetap nyaman dan senang berkunjung ke museum kretek,”

Saat ini, Suyanto mengaskan, pihaknya belum menyediakan hiburan untuk pengunjung. Namun, pada hari Jumat (22-06-2018) pihaknya akan menyediakan hiburan berupa orkes melayu. Karena pada tanggal tersebut merupakan puncak kunjungan masyarakat ke museum kretek.

TRENDING :  Gapura Untuk Pintu Keluar Museum Kretek Kudus Sedang Dibangun

Meskipun begitu, sejumlah wisatawan tetap menyerbu museum kretek. Seperti Hari Winarti, wisatawan asal Surabaya ini mengaku museum kretek memang memiliki daya tarik tersendiri, terutama bagi wisatawan luar daerah.

“Museum kretek kan ikon objek wisata di Kudus. Datang ke Kudus, kalau belum masuk ke sini rasanya ada yang kurang,” ungkapnya saat ditemui isknews.com di musem kretek.

Setelah berkeliling kawasan museum, Wina, mengaku puas karena wahanya cukup lengkap dan edukatif. Walaupun tidak ada hiburan khusus, keluarganya merasa senang bisa berkunjung ke tempat tersebut.

TRENDING :  Persit Kudus Tanam Padi Bersama Warga Larik Rejo Undaan

“Puncak kunjungan saat lebaran terjadi pada H+7. Sehingga pada hari tersebut kami akan menyediakan hiburan untuk menarik dan menyerap lebih banyak pengunjung,” ujar Suyanto.

Berkaca dari tahun sebelumnya, jumlah pengunjung selama libur lebaran mencapai 5.000 orang. Pada tahun ini, Suyanto optimis jumlahnya dapat meningkat hingga 10.000 orang.

“Apalagi tahun ini libur lebarannya cukup panjang. Saya melihat, tingkat kunjungan setiap harinya juga terus meningkat. Sehingga saya optimis jumlah pengunjung tahun ini bisa meningkat,” harapnya. (NNC/WH).

KOMENTAR SEDULUR ISK :