Liga Asprov Jateng 2017 Bakal Segera Bergulir Akhir Tahun ini

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Pencarian bibit-bibit pesepakbola berprestasi di Indonesia terus digencarkan. Salah satu yang gencar menjaring bakat pesebakbola usia dini adalah Asprov PSSI Jawa Tengah. Demi mewujudkan hal itu Asprov Jateng untuk pertama kalinya bakal menggelar liga sepak bola usia dini bertajuk Liga Asprov, yang akan mulai bergulir akhir tahun ini.

Ajang yang diperuntukkan bagi pemain muda di kelompok usia 10, 11, dan 12 tahun ini akan dibagi dalam lima wilayah, dan dipertandingkan di sejumlah kota dan kabupaten di Jateng.

Ketua IKA Jateng Topan Hapsoro menerangkan, untuk wilayah tiga babak peyisihan kelompok usia kelahiran 2006 akan digelar di Lapangan Porma Kudus. Pesertanya meliputi SSB yang ada di wilayah Kudus, Rembang, Jepara, Pati, Grobogan dan Blora.

Selain di Kudus, lanjutnya, babak penyisihan yang digelar pada 26 November 2017 untuk pemain kelahiran 2005 juga dilaksanakan di empat wilayah. Dari masing-masing wilayah tersebut akan diambil tiga tim terbaik, yang nantinya akan bertanding di final Liga Asprov yang rencananya akan digelar di Kota Semarang.

TRENDING :  Persiku Yunior Selangkah Lagi Menuju Final

“Meksipun baru pertama kali digelar, namun antusiasme SSB di wilayah eks-Karesidenan Pati sudah terlihat. Saat ini sudah ada 13 yang mendaftar,” imbuh pria bertubuh gempal itu.

Dia melanjutkan, dari 13 tim yang sudah mendaftar di antaranya, SSB Porma Kudus, SSB Mondoteko Rembang, Naga Bintang Blora, Brimob Pati. Untuk mengantisipasi manipulasi umur, pihak panitia pelaksana membuat agenda screening ketat dengan wajib membawa akte kelahiran dan NISN sekolah bagi para pemain yang bakal diturunkan dalam Liga Asprov. Sedangkan wasit yang memimpin nantinya dari wasit yang berlisensi C.

Terkait sponsorship Topan mengakui masih sangat minim. Hal itu dikarenakan even ini baru pertama kali dilaksanakan sehingga minat para sponsor belum ada. “Semua kegiatan mengandalkan dana swadaya yaitu dari biaya pendaftaran dan sampai saat ini masih membuka pendaftaran untuk yang wilayah eks-Karesidenan Pati,” tambah pria asli Ngembalrejo ini.

TRENDING :  Megawon FC Gulung Besito Sakti 9-0

Untuk wiayah 3 terbagi dalam tiga kelompok umur (KU) dan digelar di tiga tempat berbeda. Untuk KU kelahiran 2005 digelar di Pati, KU kelahiran 2006 digelar di Kudus, dan KU kelahiran tahun 2007 digelar di Purwodadi, Grobogan.

“Liga Asprov ini bergulir berkat inisiatif dari wali murid SSB se-Jawa Tengah. Konsepnya dibuat per wilayah dengan maksud agar SSB yang ada di daerah bisa ikut tanpa terbebani biaya,” ujarnya.

TRENDING :  Turnamen Bola Voli Sukun Bintara Cup Dipastikan Seru

Dia berharap, dengan adanya Liga Aprov dapat memunculkan bibit-bibit berbakat yang dapat berprestasi di kancah nasional dan kalau bisa hingga berkarir ke luar negeri.

Sementara itu salah satu wali SSB SKU Kudus Yani, menyambut positif gelaran Liga Asprov Jateng 2017. Terkait kenapa ikut liga Asprov, Yani menyatakan Liga Asprov sangat bermanfaat untuk mengukur kemajuan putranya yang selama ini rutin latihan di sekolah sepak bola.

Selain itu liga asprov juga menjadi ajang silaturahmi antar wali SSB di Jateng terutama yang jarang ikut turnamen. “Tujuan anak anak ikut ajang ini bukanlah mencari siapa yang terbaik, tetapi lebih dari itu. Bahwa kompetisi ini adalah ajang edukasi bagi mereka, serta silaturahmi antar wali SSB,” pungkasnya. (MK)

KOMENTAR SEDULUR ISK :