Lima Aset Tanah Pemprov akan Ditarik ke Kabupaten

Lima Aset Tanah Pemprov akan Ditarik ke Kabupaten

Jepara, isknews.com – Lima aset Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah akan ditarik ke Kabupaten Jepara oleh Pelaksana tugas (Plt) Bupati Jepara Ihwan Sudrajat. Lima aset tersebut berupa lahan tanah diantaranya terdapat di lokasi kawasan Benteng Portugis, sekitar kawasan rumah sakit Rehatta Kelet, sekitar kawasan lapangan Karimunjawa, tambak di Kelurahan Kauman Kecamatan Jepara, dan tanah di Kelurahan Jobokuto, kota.

Ihwan Sudrajat mengatakan, penarikan aset milik Pemprov ke Pemkab Jepara merupakan langkah yang tepat untuk memaksimalkan fungsi pelayanan kepada masyarakat.

“Utamanya peningkatan pelayanan dasar (Basic Services) dan pengembangan sektor ekonomi strategis daerah di Kabupaten Jepara. Terdapat Barang Milik Daerah (BMD) atau aset milik Provinsi Jawa Tengah yang diharapkan dapat di hibahkan ke Pemkab Jepara untuk dikelola agar dapat dimanfaatkan secara optimal,” ujar Plt Bupati Jepara yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Tengah.

TRENDING :  Ratusan Atlit Pencak Silat Ikuti Kejuaraan Bupati Cup

Lebih lanjut Ihwan menjelaskan, sebagian lahan aset Pemprov tersebut selama ini mangkrak dan pemanfaatannya belum maksimal. Jika aset tersebut ditarik ke Pemkab maka diharapkan dapat dikelola secara maksimal.

Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Jepara Ahmad Junaidi menambahkan, ada beberapa lahan milik Pemprov yang bisa dihibahkan. Misalnya, lahan tanah di lokasi kawasan wisata Benteng Portugis. “Disana ada lahan tanah milik pemprov seluas 1.806.315m² (180 Ha) dimanfaatkan untuk kebun kelapa, tegalan, kawasan perkebunan, rumah sakit, Obyek Wisata Benteng Portugis. Tapi masih ada sebagian lahan tanah yang belum dimanfaatkan. 10 Ha lahan tanah belum dimanfaatkan secara optimal, sehingga bisa dihibahkan ke Pemkab untuk keperluan pengembangan objek wisata,” terang Junaidi.

TRENDING :  Sholih Jadi Plt Bupati Jepara

Lebih detail Junaidi memaparkan lahan tanah milik Pempov yang dapat dioptimalkan lainnya oleh Pemkab Jepara adalah, sekitar kawasan rumah sakit Rehatta 95.328 ha dapat di arahkan untuk fasilitas umum, Ruang terbuka hijau dan sarana perdagangan, lahan tanah sekitar kawasan lapangan Karimunjawa yang dapat dimanfaatkan untuk ruang terbuka hijau yang berfungsi sebagai sarana, fasilitas dan pelayanan untuk hiburan atau atraksi wisata para wisatawan domestik dan mancanegara. Hal itu sesuai arahan Gubernur Jawa Tangah pada Kunjungan Kerjanya tanggal 1 Januari 2017 di Karimunjawa.

TRENDING :  Baru Lima Desa Ajukan Pencairan Dana Desa

Selanjutnya lahan tambak di Kelurahan Kauman Kecamatan Jepara seluas 10.000m² dapat dihibahkan ke Pemkab Jepara untuk Pembangunan Islamic Centre Kabupaten Jepara, dan lahan tanah sebelah barat terminal Jepara Kelurahan Jobokuto, setelah dihibahkan diharapkan dalam 5 tahun akan dibangun BAPAS atau Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA).(Zacky)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post