Lima Kios Pasar Brayung Hangus Terbakar Akibat Genset Milik Pedagang Korslet

oleh
Suasana pemadaman kebakaran yang melanda lima kios di Pasar Brayung (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Pasar Brayung kebanggaan warga Mejobo semalam terbakar, menurut Camat Mejobo, Harso Widodo, di lokasi kebakaran semalam mengatakan, Api telah berhasil di jinakkan oleh armada pemadam dan rfelawan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus Bersama warga.

Unit Mobil Pemadam Milik perusahaan Djarum dan Nojorono juga ikut serta memadamkan api yang berkobar di kala hujan turun deras di lokasi kebakaran Pasar Brayung, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Minggu (30/12/2018).

TRENDING :  BREAKING NEWS : Pembongkaran Cafe New Clarisa Kudus Berjalan Alot

“Kebakaran, diduga disebabkan karena terbakarnya generator set (genset) milik salah satu pedagang yang korsleting kemudian menimbulkan percikan api dan merembet ke lima kios milik satu orang bernama Sunyoto warga RT 6 RW 5 Desa Kesambi Mejobo,” jelas Harso.

Pada saat kejadian, kata dia, listrik memang sedang padam, kemudian pemilik kios bernama Sunarto mencoba menghidupkan genset untuk penerangan kios miliknya yang menjual aneka pakaian.

TRENDING :  Laka Laut, Satu Nelayan Tewas

“Tiba-tiba, genset yang dihidupkan mengalami kebakaran kemudian merembet ke lima kios yang ada di dekatnya,” ujarnya.

Mendapatkan laporan kebakaran, tim BPBD Kudus beserta tim pemadam kebakaran dari Pemda Kudus serta PT Djarum dan PT Nojorono bersama-sama melakukan pemadaman.

Tidak berselang lama, api berhasil dipadamkan tim BPBD bersama tim pemadam dengan dibantu warga, sedangkan barang dagangan yang berada di lima kios tersebut tidak bisa diselamatkan.

TRENDING :  Noor Yasin Pimpin Upacara Hari Bela Negara Ke 69 Di Halaman Pendopo Kudus

Upaya cepat dalam pemadaman juga mencegah api merembet ke sejumlah kios lainnya. Adapun nilai kerugian akibat kebakaran tersebut, ditaksir mencapai Rp300-an juta.

Selama pemadaman berlangsung, listrik dari PT PLN masih padam dan turun hujan.  (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :