Linmas Dilatih Jaga TPS Saat Pilkada Serentak 2018

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Anggota Linmas se-Kecamatan Bae mendapatkan pelatihan untuk menjaga tempat pemungutan suara (TPS), di aula Balai Desa Bae dalam rangka penyelenggaraan Pilkada serentak 2018, yang akan berlangaung 27 Juni 2018 mendatang. Pelatihan diselenggarakan Pemerintah Kecamatan Bae, Rabu (23/05/2018).

Komisioner KPU Kudus Dani Kurniawan yang menjadi pemateri memaparkan, pemungutan dan penghitungan suara dilaksanakan oleh petugas KPPS yang terdiri dari ketua, anggota dan keamanan KPPS.

Dalam denah TPS nantinya akan di atur sedemikian rupa sehingga nantinya mempermudah dalam pelaksanaan pencoblosan. Penghitungan suara jika terdapat dua jenis pemilihan maka penghitungan suara dilakukan dengan melakukan penghitungan suara untuk Pilgub terlebih dahulu.

Pemateri lain Komisioner Panwaskab Kudus Rif’an menjelaskan, Linmas adalah sebuah kelompok masyarakat yang terlibat dalam pengawasan pemilu. Sebagai penyelenggara pemilu berkewajiban mutlak netral tidak boleh memihak dari partai manapun.

TRENDING :  KPU Tindak Lanjuti 4018 Pemilih Ganda di Kudus

Tugas dari Satpol PP dan Linmas dalam pilkada adalah sebagai perangkat daerah, penegak perda dan sebagai penyelenggara ketertiban umum dan ketentraman masyarakat. “Karena itu Satpol PP dan Linmas diwajibkan untuk membantu dalam penyelenggaraan teantibun,” katanya.

Sementara itu Kepala Satpol PP Kudus Djati Solechah mengungkapkan, pelaksanaan Pilkada serentak tahun ini harus disukseskan dari bernagai pihak termasuk Linmas. Dilihat dari kondisi sosial tahun politik saat ini yang sudah memasuki tahap kampanye, dia menyadari tak jarang dimanfaatkan oleh berbagai pihak sebagai upaya memecah belah

TRENDING :  Panwaslucam Harus Serahkan SKBN Sebelum Pelantikan

Provokasi seperti itu menurutnya harus dilawan. Sebab jika dibiarkan dapat mengganggu ketentraman dan ketertiban umum yang berakibat pada tidak stabilnya keamanan. “Makanya kita siapkan Linmas untuk menjadi barisan terdepan menaga keamanan saat pilkada berlangsung,” tukas Djati.

Dia juga berpesan kepada petugas Linmas agar menjaga netralitas dalam pilkada. Tidak boleh ada yang condong atau mendukung salah satu pasangan calon (paslon).

Kasat Sabhara Polres Kudus AKP Sutopo menjelaskan, pengaman adalah suatu bentuk giat opsnal petugas keamanan (linmas) yang bersifat preventif dalam rangka memberikan pengamanan, pelayanan, pengayoman dan perlindungan kepada masyarakat.

“Untuk menciptakan kamtibmas perlu diadakan patroli sehingga nantinya akan timbul rasa aman dan tidak terjadinya kamtibmas dan pelanggaran hukum,” ujarnya.

TRENDING :  12 Parpol Rembang Diverifikasi KPU

Kegiatan patroli, lanjutnya, dilaksanakan minimal dua orang dan dikoordinasikan dengan kegiatan operasional lainya untuk saling tukar informasi dan titik temu sesuai kerawanan daerah.

Dalam pelaksanaan pengawalan kotak TPS Linmas harus waspada dengan situasi lingkungan yang ada sehingga barang dan dokumen penting dalam keadaan aman serta tiba di tempat tujuan.

Tugas pengaman TPS antara lain mempersilakan para pemilih yang akan masuk TPS dan menerima titipan dari pemilih berupa senjata api, sajam dan barang barang lainya yang tidak boleh di bawa kesalam TPS.

“Saya harapakan nantinya dalam pelaksanan pemilu dapat berjalan dengan aman dan lancar tanpa halangan satu apapun,” pungkasnya. (MK/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :