Lomba Gantangan, Tingkatkan Mental Dan Kualitas Kelas Burung Berkicau

oleh
OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Kudus, isknews.com – Jumlah gantangan burung berkicau di Kudus kini bertambah satu lagi, Gianto penggemar kicau mania yang juga pengusaha glondong Bakso ternama di Kudus, Senin malam melakukan launching Gantangan burung berkicau miliknya yang diberi nama “Gantagan Sapu Lebu Birds Club” .

Acara launching “Gantagan Sapu Lebu Birds Club” Senin malam dihadiri para tokoh warga Desa Ploso, para penggemar burung berkicau, event organizer Gantangan Burung dan para pemuda sekitar, yang sekaligus pemilik arena gantangan di Kawasan Ploso belakang pasar Bitingan.

Sugianto pemilik arena gantangan menyampaikan, “maksud saya mendirikan ini adalah untuk memberi ruang kreatif bagi para pemuda khususnya yang ada di sekitar kediaman saya ini, karena dari hasil saya ikut menjadi peserta lomba burung berkicau ternyata banyak sekali potensi pekerjaan yang bisa dilakukan oleh warga sekitar,” ujar Sugianto.

TRENDING :  SATPOL PP Kudus Bersiap Ikuti Lomba Deville Tingkat Propinsi Jawa Tengah
Sugianto, Pendiri Gantangan Sapu LebuĀ  BC, Ploso Jati Kudus (Foto: YM)

Menurutnya di arena gantangan ini para pemuda dan ibu-ibu rumahtangga bisa memiliki kegiatan dan pekerjaan, diantaranya bisa sebagai anggota kru EO gantangan, tenaga parkir , warung kopi, warung makan, jual pakan burung dan properti untuk burung dan sebagainya.

” Karena nanti para peserta lomba dan krunya pasti banyak, dan mereka butuh sarana itu semua,” katanya.

Launching lomba gantangan perdana “Gantangan Sapu Lebu BC” digelar secara perdana keesokannya usai peluncuran dan do’a bersama malamnya, Siang itu untuk pertama kalinya lomba burung berkicau digelar ditempat tersebut dimulai sekitar pukul 15.00 sore dan diikuti hampir seratusan peserta dari segala penjuru di Kudus.

” Rencananya Lomba gantangan ini akan kami gelar seminggu tiga kali yaitu, Selasa, Kamis dan Sabtu,” kata Sugianto.

TRENDING :  Car meet up pada 1st Anniversary Low n' Slow
Suasana Lomba Gantangan (Foto YM)

Berbagai kelas burung di lombakan dari kelas pemula sampai yang kelas Profesional,yang telah di kelompokan sesuai dengan kwalitas burung.

Gantangan adalah perhelatan yang wajib di ikuti sebagai ajang perlombaan antar anggota komunitas burung kicau, di samping melatih mental burung juga untuk meningkatkan kelas burung.

Koko salah satu kicau lover asal Menawan Gebog Kudus mengaku selalu mengikuti gantangan di berbagai kesempatan, Bermula dari sekedar hobi membawanya sekarang menjadi selalu aktif mengikuti berbagai perlombaan lokal.

Koko Penggemar Burung Berkicau asal Menawan Gebog Kudus (Foto YM)

Sementara itu Eko Tato, penggemar burung berkicau yang juga, salah satu dari Tim penilai ini terlihat sedang sibuk menilai, mencatat,dan memberi bendera, di sela sela penilaian lomba burung berkicau.

TRENDING :  Tebar Benih Dengan Paralayang di lereng Rahtawu
Eko Tato dan para Juri saat melakukan pemasangan bendera, memberikan skor untuk burung peserta lomba (Foto YM)

Menurutnya, kini banyak juga para kicau mania yang mulai alih profesi dari yang tadinya hobi gantang di festival lomba burung berkicau, kini justru beralih profesi menjadi panitia EO Festival lomba burung berkicau.

” Perkembangan dunia hobi burung berkicau terhitung sangat pesat, banyaknya bermunculan pemula dan kicau mania juga di jadikan momentum oleh panitia EO untuk semakin melebarkan sayap menambah lokasi gantangan,” ujarnya.

Bahkan di berbagai kota-daerah bahkan ada yang dalam satu RW beda lapanng dan beda hari. saat ini hampir setiap hari di setiap daerah menggelar festival lomba burung berkicau. “Semakin banyaknya EO yang menggelar festival lomba burung berkicau ada plus minusnya bagi kicau mania dan juga bagi penyelenggara EO.” tuturnya. (YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :