CYMERA_20160813_102203

Lomba Gerak Jalan Tingkat SD Di Kecamatan Mejobo Jadi Ajang Adu Gengsi Antarsekolah

Kudus, isknews.com – Lomba gerak jalan tingkat sekolah dasar (SD) di Kecamatan Mejobo yang dilaksanakan sejak pagi pukyl 07.30 WIB, Sabtu (13/8), tidak hanya sekadar menjadi even tahunan setiap menjelang HUT Kemerdekaan RI saja. Lebih dari itu, lomba gerak jalan pada tahun ini menjadi ajang adu gengsi antarsekolah. Khususnya siswa-siswi yang menjadi pesertanya.

CYMERA_20160813_102203

Start dari lapangan Desa Golantepus, ribuan pelajar SD dilepas langsung Camat Mejobo Harso Widodo. Total ada 112 regu dengan rincian 56 regu putra dan 56 regu putri bersaing memperebutkan peringkat satu, dua, tiga, harapan satu, harapan dua, dan harapan tiga. “Nanti pemenangnya akan mendapat piala dan hadiah,” kata sekretaris panitia Subahtiar kepada isknews.com.

Baca Juga :  Dana PKH Desa Honggosoco Akhirnya Cair

Dirinya menjelaskan, pemenang lomba gerak jalan tahun ini dinilai dari kecepatan peserta sampai di garis finish Lapangan Gelanggang Desa Jepang. Saat pemberangkataan, lanjutnya, juri menghitung waktu pemberangkatan. “Petugas mencatat waktu pemberangkatan dan waktu sampai di lokasi finish, sehingga dapat diketahui pemenangnya dari yang tercepat sampai,” imbuhnya.

Pria yang akrab dipanggil Subak ini melanjutkan, apabila nanti didapati waktu sama, penentuan pemenang dihitung dari jumlah poin penilaian PBB. Namun, katanya, kalau masih juga nilainya sama akan diundi sebanyak lima kali. “Dari situ pemenangnya ditentukan dan keputusan juri tidak bisa diganggu gugat,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemkab Kudus Ancam Bongkar Paksa Lapak PKL Belakang Ramayana

Sedikitnya ada 20 juri yang ditempatkan setiap jarak 200 meter dalam perlombaan ini. Hal itu menurut Subak untuk menghindari atau memantau peserta yang curang. Misalnya, karena ingin cepat sampai bertindak curang dengan cara berlari. “Itu bisa menjadi pertimbangan juri dalam memberikan nilai,” pubgkasnya. (MK)

APA KOMENTAR SEDULUR ISK ?