Longmarch Jalan Kaki Ratusan Warga Kendeng Pagi Tadi Tinggalkan Kudus

Longmarch Jalan Kaki Ratusan Warga Kendeng Pagi Tadi Tinggalkan Kudus
1sulindut-1
Warga Kendeng peserta aksi longmarch jalan kaki pagi tadi tinggalkan Kudus (Foto: Senopati)

Kudus, isknews.com– Aksi Long March jalan kaki warga sekitar pegunungan Kendeng yang tergabung dalam Jalinan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK), mereka melakukan aksi jalan kaki berangkat dari wilayah Gunung Bokong Kabupaten Rembang, sejak Senin (5/12/16),  setelah sempat singgah di Pati kemarin dan sorenya rombongan tersebut tiba di Kudus pada sekitar pukul 20.00 semalam, Selasa, (6/12/16).

14022365_595969797257362_5172785558779333271_nSesampainya di Kudus rombongan di terima dan berisirahat di Aula Mandala Graha komplek Gereja Katolik St. Yohanes Evangelista, Jl. Sunan Muria 6, Kudus, setelah sebelumnya juga singgah di Jekulo Kudus, di Aula gereja yang telah menyediakan tempat untuk beristirahat dan bermalam, mereka bersih-bersih diri, makan malam dan melakukan persiapan untuk melanjutkan aksi keesokan harinya.

00Pagi tadi sejak pukul 07.00 WIB rombongan sudah meninggalkan Gereja tersebut dan melanjutkan aksi long marchnya melanjutkan perjalanan menuju ke Kota Semarang melalui wilayah Kabupaten Demak.

Seperti diketahui aksi tersebut mereka lakukan , sebagai bentuk pengawalan atas putusan majelis hakimyang telah  memenangkan gugatan masyarakat Kendeng yang dalam amar putusan PK Mahkamah Agung yang mengabulkan gugatan warga Kendeng.

Serta menyatakan batal Surat Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor: 660.1/17 Tahun 2012, tanggal 7 Juni 2012, tentang Izin Lingkungan Kegiatan Penambangan oleh PT. Semen Gresik (Persero) Tbk, serta mewajibkan kepada tergugat untuk mencabut Surat Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 660.1/17 Tahun 2012 tangga 7 Juni 2012, tentang Izin Lingkungan Kegiatan Penambangan oleh PT Semen Gresik (Persero) Tbk. di Kabupaten Rembang.

Mereka melakukan aksi jalan kaki untuk menuntut agar pihak-pihak terkait mematuhi putusan atas peninjauan kembali (PK) Mahkamah Agung (MA), berangka tanggal 5 Oktober 2016 tersebut. (YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :
TRENDING :  Truk Bok " Kemebul" di Utara Bangjo Jember

Share This Post