Lowo bubar, Lowo bubar, Film Ondo Rante ternyata Sudah Dinanti Warga Pati.

Pati, Isknews.com Lintas-Launching serial film Ondo Rante ternyata sudah dinanti warga masyarakat Pati, Hal tersebut terlihat setelah foto – foto adegan pembuatan film Ondo Rante diunggah digroup Fecebook KAAP (komunitas anak asli Pati ) oleh akun bernama Arga Putra. Sabtu 08/10. 

Dengan disutradara Andi pimpinan ketoprak Sri Kencono dipastikan film Ondo Rante akan memikat hati para penonton. Ondo rante adalah seorang yang mempunyai sikap lain dari pada yang laian, Sikap bengalnya dan kesaktian yang ia miliki sering digunakan untuk menggangu ketenangan dan keamanan masyarakat Pati  yang sedang menunaikan ibadah solat. Pasalnya Ondo rante  yang menganut agama dan keyakinan dari nenek moyangnya itu tentu berbeda dengan orang-orang pati waktu itu, Ondo rante selalu marah-marah jika mendengar orang adzan dan mendengar orang bunyikan bedog. Ondo rante juga marah dan membubarkan orang-orang yang mau salat di masjid. 

Beduk masjid di rusak, perempuan-perempuan berjilbab diejek, dilempari batu. Berkali-kali umat Islam di desa melawan, namun selalu kalah karena kesaktian Ondo rante sangat tinggi. Bahkan ketika Adipati Mangun Oneng (Adipati Pati) dan Tumenggung Sombo Pradan juga turun tangan, keduanya juga dibuat bertekuk lutut oleh Ondo rante.
Ke bengalan ondo rante akhirnya di laporkan ke mataram, Sultan agung yang mendengar berita tersebut lalu mengutus Syekh Makdum Alatas untuk mengatasi ontran-ontran di kabupaten pati tersebut, Syekh makdum al Atos pun berangkat ke daerah si tinggil di mana Ondo rante berada, sesampainya di si tinggil dan bertemu dengan ondo rante perdebatan sengit dan adu argumentasi pun terjadi anatara Ondo rante dan makdum ibrahim:

Makdum Ibrahim : Assalamualaikum,,

ondo rante           : sopo iki…

Makdum Ibrahim : aku asmane Makdum Ibrahim al atas, aku soko negeri sebrang, aku di utus oleh  saking mataram untuk bertemu dengan Ondo rante, Kabarnya ondo rante itu sudah termashur di kabupaten pati lebih-lebih sampai mataram, Aku dikesini mau menyadarkan yang bernama Ondo rante, kabarnya ondo rante gawe ontran-ontran nong tanah sitinggil pati, katanya ondo rante sering membuat onar, dengan cara menyetop orang yang mau ke mushola, kelanggar yang mau menjalankan sholat,,,,,opo bener ngono, ssebenarnya pengen kamu ini bagai mana,,,?


Ondo rante         : yooo aku iki kang aran Ondo rante, tidak aku ingkari, kalau aku lakukan itu semua, Karena orang-orang di sini mengganggu kemerdekaan saya, Watakku kamu tidak tau kan mas,,,, watak ku kalau mendengar suara keras atiku panas, kalau hati saya sudah panas, darahku naik, kalau darahku sudah naik, mataku merah panase telingaku, Coba mas kalau kamu jadi saya, waktu bukan waktunya, orang-orang itu grudag grudug ngalor ngidol, ngetan ngulon, kalau sudah kumpol Kulit  sapi itu di pukuli blag-blug-blag,blug,,,apa seperti itu tidak kaget, sudah aku tutupi kupinmgku, aku pegang dada ku, malah ada lagi yang berteriak keras,,,,,Lowo bubar,,,,lowo bubar…lowo bubar…..apa orang itu sama gila,……aku kasih tau mas, tidak usah di suruh bubar, kalau sudah saatnya lowo itu akan bubar sendiri,,,,,,, e,,,,,,kelihatanya sudah diam,  dan mau tidur lagi,,,,,lha ada lagi yang berbunyi dan berteriak lagi,,,,kamin…kamin…kamin…apa itu yang gila aku atau orang-orang itu, Sebab itulah orang-orang nggak suka sama aku, tonggo nggak suka sama aku, moro tuo ya ,,,,nggak suka sama aku, istriku juga jadi nggak suka aku,,,,,,
Makdum Ibrahim :  Ondo rante,,, itu bukan Lowo Bubar,,,Akan tetapai ALLOHUAKBAR Alloh maha besar,,,,,,,iku wujude  ajarane agamaku kanggo nyelok manungso kanggo njalanno sholat,,,,
Ondo Rante  : Lha ngene mas,,,, Kalau ALLOH Kamu itu maha besar, besarnya seberapa, sama kamu besar mana, tempatnya di mana, dan rupane koyo opo……Lha terus gini mas,, kok orang-orang itu berteriak-teriak lowo bubar-lowo bubar, apa kalau dengan pelan-pelan Alloh kamu tadi tidak mendengar mas…lha orang kok sama aneh semua……
PERDEBATAN ANTARA ONDO RANTE DAN Sunan makdum ibrahim pun tidak ada titik temu meski dengan berbagai penjelasan ,maka terjadilah adu fisik atau adu olah kanuragan, akan tetapai dalam hal inipun  tak ada yang kalah dan tak ada yang menang, keduanya sama sakti dan keduianaya sama kuatnya, Dan  dalam tengah-tengah pertempuran itu Syekh makdum  ala atas ingat akan nasehat gurunya, tiba-tiba Syekh Makdum sadar, dan ingat pesan almarhum guru. Kemudian dia menghindar dari gelanggang dan menemui muridnya, Klinthing Wesi. Kepada si murid ia berbisik, ‘’Rumangsa lingsem aku ditantang bocah nganti padudon ngrembug bab kapitayan. Awit aku kemutan marang dhawuhe guruku biyen, menawa kapitayanmu iku kapitayanmu, kapitayanku iku kapitayanku…’’ Dengan kesadaran seperti itu Syekh Makdum segera melakukan salat makrifat di saat Ondo Rante sedang melepaskan ajian Sirep Begonondo yang ditujukan kepadanya, kemudian pada saat Ondo rante mendatanginya untuk menantang bertarung Ondo rante terkaget setelah mengetahui bahwa Syekh makdum Ala atas sudah meninggal dunia,

BACA JUGA :  Menjelang Musim Haji 2015

Kematian Syekh makdum ala atas ini terdengar samapai ke pati bahkan sampai ke Mataram, mendengar hal tersebut maka semakin terkenallah si ondo Rante akan kesaktiannya
Karena masalah nggak cepat teratasai maka Di utuslah Syekh jangkung untuk meredakan Ondo Rante, sesampainya  di rumah syekh jangkung dan Ondo rante lerlibat perdebatan lagi seperti saat dengan Makdum Ibrahim.

Syekh jangkung : assalamualaikum……

Ondo rante        : koe sopo….

Syekh jangkung :Aku yang namanya syekhhh jangkung…..

Ondo Rante       : o….kamu yang namanya syekh jangkung,,,,, kamu itu juga seperti saya,,,, akan tetapai setelah kamu dekat sama kanjeng adipati saja,,kamu jadi gitu,, apa kamu nggak ingat saat jadi seperti saya,,,,, kamu bunuh kakamu sendiri Brnjong,,,,,

BACA JUGA :  Diduga Serangan Jantung, Warga Mejobo Ditemukan Meninggal Di Kebun

Syekh jangkung  : ,,,yang sudah ya,,sudah semoga gusti memberi ampunan bagi kita semua……aku kesini di utus kanjeng adipati pati, untuk membawa kamu sown ing ngarsane kanjeng adi pati,,,,,,

Ondo rante       : Mas,,,aku iki nggak suka, mas aku nggak mau hatiku di rampas oleh orang-orang pati pesantenan, aku tinggal di rumahku sendiri,,,,coba mas kalau kamu jadi aku,,, aku  saat aku capek dari sawah bekerja,,,Watakku kamu tidak tau kan mas,,,, watak ku kalau mendengar suara keras atiku panas, kalau hati saya sudah panas, darahku naik, kalau darahku sudah naik, mataku merah panase telingaku, Coba mas kalau kamu jadi saya, waktu bukan waktunya, orang-orang itu grudag grudug ngalor ngidol, ngetan ngulon, kalau sudah kumpol Kulit  sapi itu di pukuli blag-blug-blag,blug,,,apa seperti itu tidak kaget, sudah aku tutupi kupinmgku, aku pegang dada ku, malah ada lagi yang berteriak keras,,,,,Lowo bubar,,,,lowo bubar…lowo bubar…..apa orang itu sama gila,……aku kasih tau mas, tidak usah di suruh bubar, kalau sudah saatnya lowo itu akan bubar sendiri,,,,,,, e,,,,,,kelihatanya sudah diam,  dan mau tidur lagi,,,,,lha ada lagi yang berbunyi dan berteriak lagi,,,,kamin…kamin…kamin…apa itu yang gila aku atau orang-orang itu<<, Sebab itulah orang-orang nggak suka sama aku, tonggo nggak suka sama aku, moro tuo ya ,,,,nggak suka sama aku, istriku juga jadi nggak suka aku,,,,,,

BACA JUGA :  Proyek Dana Desa Mangkrak ditambah Rugikan Dua Petani.


Syekh Jangkung :Ondo rante,,, itu bukan Lowo Bubar,,,Akan tetapai ALLOHUAKBAR Alloh maha besar,,,,,,,iku wujude  ajarane agamaku kanggo nyelok manungso kanggo njalanno sholat,,,,

Perdebatan antara ondo rante dan syeh jangkung atau saridin  pun tidak ada titik temu meski dengan berbagai penjelasan ,maka terjadilah adu fisik atau adu olah kanuragan, akan tetapai dalam hal inipun  tak ada yang kalah dan tak ada yang menang, keduanya sama sakti dan keduianaya sama kuatnya. Maka pertarunganpun  selesai. dan Ondo rante tetap, tinggal di situ, akan tetapi demi untuk ketentraman kabupaten pati maka Syekh jangkung membuat siasat agar tau kelemahan Ondo Rante,,,,,Maka dia sowan ke kadipaen pati, minta untuk anaknya bupati itu untuk macing Ondo Rante, dan mengorek kelemahannya, mengingat ondo rante sukanya minum dan main perempuan, maka siasat itupun di jalankan, bertemulah putri bupati pati yang berpura-pura jualan minuman tersebut, singkat cerita maka mabuklah ondo rante sebab banyak minum, maka di tanyalah kelemahanya,,,,ondo rante saat mabuk, maka  ondo rante mengatakan kalau dia akan mati kalau di ikat dengan rantai Emas, dan Badannya di pisah jadi dua lewat kakai gajah, maka saat  itupula  syekh jangkung dan para punggawa patiyang mengawasi dari jauh segera mengikat tangan ondo rante dengan rantai mas,. dan di bawalah Dua gajah dari mataram untuk memisahkan Badan ondo rante, maka matilah ondo rante,,,,,,Akan tetapi ketakutan masih ada, takut kalau ondo rante hidup lagi,,,maka,,,, tubuh ondo rante di kubur di dua tempat, yang sebelah di selatan kali, dan yang satu di utara kali (sungai), dan kali yang memisahkan ondo rante tersebut di beri nama, Kali Kranten…….
Dari cerita rakyat di atas dapat kita ambil pelajaran kalau suatu keyakinan tidak dapat di paksakan,  Menurut Agama, BAGIMU AGAMAMU, DAN BAGIKU AGAMAKU, AKAN TETAPI SATU CATATAN PENTING, DALAM BERKEYAKINAN TIDAK BOLEH MENGGAGU KEYAKINAN DAN KETENTRAMAN ORANG LAIN……
Isi cerita bersumber :seputarpati

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post