LSM Gerakan Rakyat Solidaritas, Persoalkan Razia Satpol PP Terhadap Karaoke Hall

by
isknews
Sholeh, aktifis dan ketua LSM Gerakan Rakyat Solidaritas,

Kudus, isknews.com – Sejumlah pengusaha karaoke hall yang tempat usahanya di razia dan diminta untuk tutup oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan beberapa instansi lain, mengadukan kegelisahannya pada media ini, salah satunya adalah pengelola salah satu karaoke hall yang ada di lantai tiga mal terbesar di Kudus, (18/10), Didampingi oleh Sholeh, aktifis dan ketua LSM Gerakan Rakyat Solidaritas, para pengusaha itu merasa kecewa, karena menurutnya tempat karaoke yang dikelolanya adalah karaoke di hall terbuka, transparan dan pembayar pajak yang taat.  Menurutnya usaha karoke yang dikelolanya merupakan jenis karaoke keluarga, dimana merupakan tempat bergembira bagi keluarga dan siapa saja yang mengisi kepenatan setelah berbelanja di mal yang masih dalam lingkup tempat usahanya.

TRENDING :  Permudah Rekaman, 10 Besar WavesTones 2016 Akan Diberi Workshop

Menurut mereka, mereka sangat menyesalkan dengan dilakukannya razia petang itu (16/10) pada sekitar pukul 20.30, dimana masih banyak pengunjung yang ada termasuk beberapa keluarga bahkan diantaranya dengan anak-anaknya, yang mebuat mereka ketakutan, kami menganggap usaha karaoke yang kami kelola ini tidak bertentangan dengan Perda yang saat ini berlaku, karena kami tidak menggunakan bilik-bilik tertutup seperti mereka.

KOMENTAR SEDULUR ISK :