LSM NARASI “DBHCHT Seharusnya Lebih Fokus Untuk Petani Dan Buruh Tembakau”.

by
ISKNEWS.COM

Kudus, isknews.com  Demi terciptanya pembangunan nasional bagi seluruh rakyat Indonesia perlu adanya dana perimbangan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) karena dalam anggaran tahunan APBN disebutkan program-program pelaksanaan pembangunan kesejahteraan umum bagi rakyat Indonesia. Perlu dicermati bahwa anggaran tersebut merupakan amanah rakyat yang dititipkan kepada eksekutif untuk kesejateraan rakyat.

TRENDING :  DBHC-HT Agar Lebih Fokus Untuk Petani Dan Buruh Industri Hasil Tembakau

Sektor perdagangan dan industri di daerah yang memiliki aset bernilai tinggi yaitu tembakau. Tembakau tersebut merupakan bahan produksi mentah yang dapat dijualbelikan atau diolah menjadi barang produksi yang bernilai tinggi bagi cukai.

Cukai sebagai pungutan negara yang dikenakan terhadap barang-barang tertentu yang mempunyai sifat atau karakteristik sesuai dengan undang-undang merupakan penerimaan negara guna mewujudkan kesejahteraan bangsa.

TRENDING :  Sukun Executive Mensuport Acara Jelajah Bumi Kartini 2016

Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau merupakan dana bagi hasil yang diberikan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah hasil dari pembayaran pajak berupa cukai tembakau. Pembayar cukai tembakau adalah konsumen pemakai bahan baku produksi yang memiliki pita cukai dan hasil tembakau mentah yang dijualbelikan untuk produksi pabrik.

TRENDING :  Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Forum Mahasiswa Islam (FORMI) Universitas Muria Kudus menggelar acara Festival Maulid

KOMENTAR SEDULUR ISK :