LSM Soroti Proyek Rehabilitasi SD Di Kudus : Kualitas Pekerjaan Buruk, Rekanan Bekerja Tanpa SPK, Proyek Tanpa Papan Nama

by

Kudus, isknews.com – Sebanyak 34 sekolah dasar (SD) Dan 5 SMP Negeri di Kabupaten Kudus mendapatkan bantuan proyek dari usulan atau aspirasi DPRD Kabupaten Kudus, dan dengan dana bersumber dari APBD Kabupaten Kudus TA 2016. Proyek yang rata-rata senilai di bawah 200 juta ini di berikan kepada rekanan melalui sistem Penunjukan Langsung (PL).

TRENDING :  SMK NU Miftahul Falah Gelar Expo Sebagai Ajang Kreatifitas Siswa

LSM Geram dan LSM Ganas, yang di pimpin Suharno dan Rizal, mengaku telah melakukan serangkaian pengamatan langsung di lapangan, dan dari temuannya mereka menemukan bahwa dari 25 proyek rehabilitasi dan renovasi Sekolah Dasar yang ada di Kudus, hampir semuanya tanpa di sertai Surat Perintah Kerja (SPK) sehingga karena SPK tersebut belum mereka kantongi, mereka tidak bisa menampilkan informasi proyek yang seharusnya di tuangkan pada papan nama proyek di lingkungan pekerjaannya, “bagaimana mau menampilkan informasi dan spek proyek, kalau SPK nya belum mereka kantongi”. kata mereka berdua.

TRENDING :  Berat Tugas Permadani Kudus Beri Pengajaran Bahasa Jawa Guru SD

“anehnya meski belum mengantongi SPK beberapa proyek ada yang sudah mencapai 75 % selesai, seperti yang terjadi pada pembuatan pagar keliling di SD 5 Gondangmanis, meskipun ini proyek Penunjukan Langsung (PL), para pelaksana proyeknya pun banyak yang berasal dari luar kota, kesannya seperti rekanan asal Kudus kurang memiliki Sumber daya yang cukup”. ujar Suharno.

KOMENTAR SEDULUR ISK :