Lunturnya Budaya Silaturrahmi Saat Lebaran

oleh
ISKNEWS.COM

Kudus, isknews.com – Memaknai silaturahmi dijaman serba teknologi akan sangat berbeda saat kita masih usia anak-anak dulu yang masih minim tersentuh teknologi. Teknologi sadar tidak sadar melunturkan makna silaturahmi.

Teknologi komunikasi menghilangkan jarak karena memungkinkan berkomunikasi menjadi lebih mudah dan murah walau tanpa kehadiran fisik kita. Mudah dan murah mungkin yang membuat kita rela membangun silaturahmi memanfaatkan teknologi.

TRENDING :  BPBD Giat Malam Bersihkan Sungai desa Kesambi

Menyampaikan ucapan Lebaran via telepon, sms, media sosial menjadi pilihan praktis walau itu semua melunturkan makna silaturahmi karena tidak ada kehadiran fisik kita. Pertanyaannya, apakah kita menerima permintaan maaf melalui teknologi?

TRENDING :  Santri MA NU TBS Kudus Gelar Baksos Selama Lima Hari

Saat kita menanggapi permintaan maaf nya, secara tidak langsung kita menyetujui dan menerima permintaan maafnya walau si pengirim tidak hadir secara fisik.

Sebenarnya menyampaikan ucapan Lebaran baik secara langsung atau memanfaatkan teknologi, asal kita dapat menerimanya, urusannya selesai. Tapi alangkah baiknya jika dengan kehadiran fisik tentunya maknanya akan lebih mendalam.

TRENDING :  Silaturahmi Perdamaian Jangan Berhenti di Ruang Tertutup

Selamat Idul Fitri Lur…

#a6

KOMENTAR SEDULUR ISK :