MA Roudlatus Shibyan Peganjaran Kudus Adakan Penyuluhan Narkoba

MA Roudlatus Shibyan Peganjaran Kudus Adakan Penyuluhan Narkoba

Kudus, isknews.com – Bertempat di aula Madrasah Aliyah NU Roudlatus Shibyan, Desa Peganjaran, Kecamatan Bae Kabupaten Kudus, Senin (15/05), berlangsung penyuluhan Pencegahan Penanggulangan terhadap Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Kegiatan itu terselenggara atas kerjasama MTs/MA NU Roudlatus Shibyan, Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kudus, Satuan Narkoba Polres Kudus dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kudus.

Acara dibuka oleh Kepala Kesbangpol Kabupaten Kudus, Djati Sholechah, sekaligus bertindak sebagai keynot speaker. Narasumber dalam penyuluhan yang diikuti sebanyak 120 siswa-siswi MTs/MA NU Roudlatus Shibyan itu, adalah Kasat Narkoba Polres Kudus, AKP Sukardi dan Ketua PWI Kudus, Saiful Anas.

Sukardi dalam paparanya antara lain mengatakan, sekarang ini perang bukan lagi menggunakan senjata api, melainkan menggunakan narkoba yang dampaknya lebih besar dan mematikan. Sasaran utamanya adalah generasi muda, karena tujuannya adalah merusak moral bangsa. Pihaknya selaku aparat, tidak akan kompromi menjumpai pengguna atau pengedar narkoba, jika memang barang bukti cukup, akan langsung ditahan. “Hukuman bagi pengedar narkoba cukup berat. Negara kita menerapkan hukuman mati, meskipun bertentangan dengan HAM.

Ketua PWI Kudus, Saiful Anas, mengingatkan, hendaknya generasi muda, termasuk pelajar, jangan mencoba-coba memakai atau mengguanakan narkoba. Karena sekali memakai akan kecanduan dan susah meninggalkannya. “Karena itu, jika ada yang menawari narkona, katakan dengan tegas, tolak. Stop narkoba.”
Kepala MA NU Roudlatus Shibyan, Wafiq, yang dihubungi isknews.com, usai acara, mengatakan diadakannya acara bertujuan agar siswa-siswinya mendapat informasi yang akurat tentang narkoba. Setidaknya melalui penyuluhan P4GN itu, para siswa bisa mengetahui jenis-jenis narkoba dan akibatnya, jika menggunakannya. “Meskipun sudah dilandasi pendidikan agama yang kuat, pencegahan harus tetap dilakukan.” (DM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :
TRENDING :  360 Wisudawan Ikuti Khotmil Qur'an dan Wisuda Santri Tingkat Kabupaten Kudus

Share This Post

Post Comment

*