Mahasiswa KKN DI Kudus Fokus Pada Program Perpustakaan dan Pengelolaan Sampah

Mahasiswa KKN DI Kudus Fokus Pada Program Perpustakaan dan Pengelolaan Sampah

Kudus_isknews.com–Mahasiswa KKN Kudus yang sudah diterima langsung oleh Bupati Kudus H. Musthofa pada Selasa siang kemarin akan segera melakukan program-program KKN. Mahasiswa KKN di Kecamatan Kaliwungu akan fokus pada program perpustakaan dan pengelolaan sampah di tiap desa, hal ini sesuai anjuran dan pemerintah Kecamatan Kaliwungu itu sendiri, untuk program Kecamatan, mahasiswa KKN akan membuat perpustakaan di kecamatan dan mempercantik taman.

Pembuatan program perpustakaan diambil karena minat baca masyarakan sekarang ini menurun, berbanding terbalik dengan penggunaan internet yang semakin meningkat. Sehingga dari program ini masyarakan bisa menyeimbangkan antara membaca buku dan penggunaan internet. Program perpustakaan nantinya kan dilakukan di 15 Desa di Kecamatan Kaliwungu, nantinya mahasiswa akan menyiapkan buku-buku yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa. Untuk program pengelolaan sampah dilakukan karena kesadaran masyarakat akan melakukan pengelolaan sampah masih kurang, hal ini terlihat pada sungai yang masih banyak sampahnya. Nantinya pengelolaan sampah akan dilakukan dengan melakukan berbagai kampanye dan sosialisai seperti penggunaan tong sampah organik dan anorganik, pembuatan papan larangan buang sampah serta membuat peraturan Desa mengenai pengelolaan sampah.

BACA JUGA :  #‎isk_info_pramuka‬ Kontingen Kudus JAMDA XIV Jawa Tengah

Rio Mahasiswa teknik Elektro UNDIP selaku Kordinator Kecamatan Kaliwungu saat didatangi isknews.com pada  Selasa (19/1) menyatakan “ Dengan adanya perpustakaan Desa nantinya, kami berharap masyarakat bisa lebih berminat dalam membaca dan bisa bijak dalam penggunaan internet serta dengan adanya program pengelolaan sampah kami berharap bisa merubah pola pikir masyarakat menjadi lebih peduli terhadap lingkungan” Selain program utam diatas, Tim KKN Kecamatan Kaliwungu juga akan melakukan program pemberdayaan UMKM. Nantinya aka nada pendataan UMKM yang diikuti dengan menganalisis situasi UMKM yang ada, melakukan pendataan mana UMKM yang potensial dan mana UMKM yang perlu dibantu. (FA)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post