Mahasiswa Undip Pentaskan Tradisi Perang Obor

oleh
Mahasiswa Undip
Foto: Perang obor ala mahasiswa KKN dalam acara Paradiso Expo 2018. (Zacky/ISKNEWS.COM)

Jepara, ISKNEWS.COM – Puluhan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, mementaskan tradisi perang obor masyarakat Desa Tegal Sambi, Kecamatan Tahunan, dalam acara Paradiso Expo 2018 yang dilaksanakan pada Senin (12-2-2018) di Pendapa Kabupaten Jepara. Kegiatan dibuka oleh Sekda Jepara Sholih dengan didampingi para pejabat terkait.

Ketua Expo 2018, Afryan Eki Tanoga mengatakan, pada kegiatan mahasiswa KKN Undip kali ini, sengaja mengangkat budaya dan kesenian masyarakat di Kabupaten Jepara. Acara, diikuti 348 mahasiswa yang tersebar di empat kecamatan yaitu, Jepara, Mlonggo, Tahunan dan Batealit.

TRENDING :  HUT PGRI Ke-72 : Kudus Butuh Guru Yang Inspiratif

Selain perang obor dari Kecamatan Mlonggo, juga berkolaborasi dengan para seniman untuk menampilkan kesenian barongan, pentas seni anak, dan lainnya.

“Kami berharap, kesenian di Jepara ini dapat dipertahankan eksistensinya,” ujar dia.

TRENDING :  Masyarakat Pati Rebutan Gunungan di Klenteng Hok Tik Bio

Selain pementasan budaya, Paradiso Expo 2018 juga diisi dengan kegiatan sosial seperti donor darah, kuliner, serta lomba menggambar dan mewarnai bagi siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Jepara. Sedikitnya ada sekitar 140 siswa yang mengikuti lomba tersebut.

Sekda Jepara, Sholih, mengapresasi kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa KKN ini. Hal ini merupakan langkah nyata dalam membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menggali potensi yang ada, melalui berbagai macam kegiatan, pendampingan dan pemberdayaan.

TRENDING :  Amankan Mudik, Delapan Posko Lebaran Didirikan

“Dengan begitu, kalian telah ikut berperan dalam pembangunan daerah dan ikut bertanggungjawab terhadap pemecahan berbagai persoalan yang ada di masyarakat,” kata Sholih. (ZA/AM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :