Main Remi Saat Jam Sekolah, Belasan Pelajar Dijaring Satpol PP

Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – Sebanyak 14 pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) terjaring razia Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jepara, Senin (30/1/2017). Mereka diketahui keluyuran saat jam sekolah berlangsung. Sebagian terjaring razia justru saat sedang main remi. 14 pelajar yang terjaring razia yakni 6 pelajar tingkat SMP dan sisanya tingkat SMA.

Kasi Ketertiban Masyarakat Satpol PP Jepara Anwar Syadat mengatakan, belasan pelajar bolos sekolah itu didapat dari beberapa tempat. Pertama petugas menyisir kawasan Gedang Sawo. Di kawasan tersebut petugas mendapati satu siswa sedang nongkrong di warung. Petugas kemudian menyisir kawasan Stadion Glora Bumi Kartini (GBK). Petugas mendapati satu siswa nongkrong di pinggiran tribun.

Baca Juga :  PEMANCING HANYUT DI SUNGAI LUSI GROBOGAN DITEMUKAN MENINGGAL

”Setelah itu petugas menyisir kawasan Pantai Teluk Awur. Karena biasanya di sana sering jadi tempat nongkrong. Ternyata benar, dua siswa SMA juga nongkrong. Keduanya sempat lari begitu petugas datang tapi akhirnya ketangkap,” katanya.

Dari Teluk Awur petugas bergeser ke kawasan Kelurahan Panggang, Kota. Di kawasan tersebut petugas mendapat 10 siswa dari SMP 1 Jepara. Tepatnya di Gang Ari Backery. Sebanyak 10 pelajar bolos bersama-sama. Mereka nongrong di rumah salah satu warga. Entah apa yang mereka lakukan. Namun, dari rumah warga tersebut petugas mendapati kartu remi.

Baca Juga :  Satpol PP Tertibkan PKL Yang Tidak Sesuai Jam Tayang

Mereka langsung dibawa ke kantor petugas untuk mendapat pembinaan. Petugas memberi hukuman menghafal Pancasila dan mengisi surat pernyataan untuk tidak mengulangi tindakan serupa. Selain itu petugas juga memberi hukum push up di halaman kantor Satpol PP Jepara.

Syadat mengatakan, belasan pelajar terpaksa diangkut petugas karena bolos sekolah. Saat jam pelajaran berlangsung sekitar pukul 09.00, justru mereka keluyuran.(ZA)

APA KOMENTAR SEDULUR ISK ?