Makam Pangeran Puspoyudo di Belakang Masjid Baitul Maqdis Singocandi

oleh

KUDUS , ISKNEWS.COM – Dukuh Singopadon desa Singocandi memiliki beragam potensi diantaranya waktu lalu sebagai sentra pembuatan Sandal walaupun saat ini keberadaanya sudah tak lagi ada.

Masjid Baitul Maqdis yang sedang dipugar nampak sedang dalam proses renovasi ( Foto : Koleksi Fendy )

Dukuh Singopadon ini memiliki Masjid yang sedang dipugar bernama ” Baitul Maqdis ” konon masjid ini telah mengalami perubahan bentuk beberapa kali.

Pada tahun 2018 ini pemugaran lebih besar dan luas dari sebelumnya dengan pendanaan dari warga sekitar.

TRENDING :  Halifia Wakil Kudus Yang Lolos Karantina dan Raih Beasiswa Bulutangkis PB Djarum

Di belakang Masjid terdapat kompleks Makam Cikal Bakal dukuh Singopadon yakni Mbah Pangeran Puspoyudo.

Dalam kompleks makam tersebut terdapat 3 makam dimana pada setiap tahun pada bulan Muharram dilaksanakan Haul dengan diisi Pengajian serta pembagian Nasi Jangkrik ( Nasi Lauk Daging Kerbau dibungkus daun Jati,red).

TRENDING :  Inilah Daftar Calon Sementara Anggota DPRD Kudus

Makam Mbah Pengeran Puspoyudo sedangkan pada sisi kanan dan kiri bernama Kangjeng Ratu Banti dan Nyai Bandari sedang di luar makam terdapat makam Kyai Mantri Sani.

Menurut warga sekitar kompleks makam tersebut sengaja dibuat terbuka sebab konon pesan leluhur tak berkenan ditambahkan atap.

Sebagai penghormatan atas keberadaan Cikal Bakal Dukuh Singopadon , masyarakat selalu mengadakan ” Manganan ” berupa Ingkung di Masjid untuk dimakan bersama setelah didoakan Imam Masjid.

TRENDING :  Lewat MAPSI, Tumbuhkan Semangat Pelajar Pahami Seni Islami

” Manganan ” tersebut masih lestari dilakukan walaupun yang punya hajat sudah berada di luar dukuh karena merantau atau menikah dengan warga luar desa Singocandi.( Mr)

KOMENTAR SEDULUR ISK :