Makna Ramandhan Ala Anak Penyandang Disabilitas Pati

oleh
Makna Ramandhan Ala Anak Penyandang Disabilitas Pati
Foto: Guru dan siswa sedang melakukan kegiatan pesantren kilat di SLB N Sukoharjo, Pati. (Istimewa)

Pati, ISKNEWS.COM – Setiap muslim di Indonesia memaknai bulan Ramadhan tidak hanya melakukan kegiatan ritualitas saja, Ada yang rajin melakukan tadarus, ada juga yang mendatangi majlis-majlis pengajian.

Begitu juga siswa siswi Sekolah Luar Biasa (SLB) negeri Desa Sukoharjo, Kecamatan Margorejo, Pati. Melakukan program pesantren kilat guna meningkatkan karakter untuk cinta dan taat kepada Allah.
Meskipun mengalami keterbatasan fisik, sehingga lebih berani dan tidak minder berhadapan dengan orang lain.

Makna Ramandhan Ala Anak Penyandang Disabilitas Pati
Foto: Guru dan siswa sedang melakukan kegiatan pesantren kilat di SLB N Sukoharjo, Pati. (Istimewa)

Kepala Sekolah SLB Negeri Sukoharjo Karmi mengatakan, pesantren kilat tersebut sebagai upaya untuk membentuk karakter anak didik agar lebih islami dan mampu mengaplikasikan teori yang sudah dipelajari dalam kelas.

TRENDING :  Dirawat Keluarga Miskin Remaja Keterbelakangan Mental Butuh Bantuan

“Sesuai dengan itu, kami mengadakan pesantren kilat dengan konsep perlombaan masing-masing peserta. Ada beberapa kategori lomba yang diikuti, yakni lomba adzan, wudhu dan sholat. Itu merupakan rutinitas mereka yang beragama islam. Agar lebih mendalam, makanya kami adakan lomba,” ungkap Karmi, Selasa (5/6/2018) malam kemarin.

TRENDING :  Lahan Tebu Seluas 2,5 Siap Panen Terbakar
Makna Ramandhan Ala Anak Penyandang Disabilitas Pati
Foto: Guru dan siswa sedang melakukan kegiatan pesantren kilat di SLB N Sukoharjo, Pati. (Istimewa)

Lebih lanjut, pembentukan karakter bagi penyandang disabilitas juga sangat penting, agar anak didik mempunyai karakter yang kuat, sehingga tidak kalah dengan siswa normal lainnya. Bahkan, memunculkan karakter dalam diri mereka adalah kewajiban para guru dan orang tua.

Dia menambahkan, untuk siswa yang mengikuti pesantren kilat tersebut sebanyak 70 siswa. Dalam lomba tersebut, ada juga dari siswa SMP maupun SMA yang turut hadir dan mengikuti pesantren kilat.

TRENDING :  Tertidur Saat Menanak Nasi, Sebuah Rumah Ludes Terbakar

“Momentnya sudah tepat, yakni bulan ramadhan. Untuk itu, dengan adanya pesantren kilat di SLB ini mampu menempa mental spiritual anak didik, terutama anak-anak kami yang mempunyai keterbatasan fisik,” Pungkasnya. (WR/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :