Maksimalkan Situs Pati Ayam, Disbudpar Kudus Usulkan 2,5 Miliar Pada APBD 2019

oleh
Terlihat fosil gajah purba di Museum Situs Purbakala Patiayam Terban Jekulo Kudus. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Situs Arkeologi (Purbakala) Pati Ayam di Desa Terban Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus dalam perkembangannya saat ini masih belum maksimal, terlebih tanah yang berdiri bangunan museum belum berstatus milik Pemkab.

Hal itu langsung mendapat respon Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus yang dalam APBD 2019 diusulkan anggaran sebesar Rp 2,5 miliar. “Selama ini status tanah Situs Purbakala Patiayam merupakan tanah milik Desa yang disewa oleh Pemeritahan Kabupaten (Pemkab) Kudus sebagai objek wisata,” kata Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kudus, melalui Kabid Kebudayaan, Sutiyono, Rabu (28/11/2018).

TRENDING :  Masjid Nganguk Wali Cikal Bakal Desa Nganguk atau Kramat?

Status tanah Situs Purbakala Patiayam, lanjut Sutiyono, merupakan tanah milik Desa yang disewa oleh Pemkab Kudus sebagai obyek wisata. Dengan usulan tersebut, lanjut Sutiyono, maka akan dimanfaatkan untuk pembelian tanah dan pengembangan Situs Purbakala Patiayam.

TRENDING :  Sisi Lain Dari Tradisi Dandangan, Antara Religiusitas Dan Bisnis

Lebih lanjut, Pengembangan situs purbakala akan lebih maksimal jika status kepemilikan museum sudah resmi milik Pemkab. “Sebut saja supaya lebih bagus dan menarik layaknya situs purbakala yang ada di Sangiran, Situs Purbakala Pati ayam akan diperbaiki dan ditambah polesan di segi tata ruang, diorama dan fasilitas penunjang lainnya,” ujarnya.

TRENDING :  Mengenal SMK Wisudha Karya Dari Berbagai Produknya

Pihaknya mengapresiasi progam Bupati Kudus dalam mengembangkan pariwisata. “Situs Purbakala Patiayam sangat potensial untuk dikembangkan, Apalagi beragamnya fosil-fosil yang ditemukan di situs tersebut,” pungkasnya (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :