1

Malam Ini Dipastikan Seluruh Anggota Dewan Akan Di Lakukan Tes Urine

Kudus, isknews.com – Kepastian akan dilakukan tes urine untuk seluruh anggota dewan diperoleh melalui ketua Komisi D DPRD Kudus, Mukhasiron, dirinya yang sempat ditemui oleh media ini menyatakan, “Dari surat yang dilayangkan oleh setwan, malam ini kami semua akan di periksa sample air seni kami, untuk mengetahui ada kandungan narkoba atau tidaknya dalam tubuh kami, nanti malam usai pelaksanaan sidang paripurna yang akan digelar malam ini,” ujar Mukhasiron yang ditemui di gedung dewan sebelum pelaksanaan sidang komisi yang masih terus berjalan secara marathon, Jum’at (29/7).

Sesuai janji wakil ketua DPRD Ilwani dalam sesi dialog dengan para pengunjuk rasa dari dua organisasi kemasyarakatan, masing-masing adalah Laskar Merah Putih dan Komando Pejuang Merah Putih (KPMP) di lantai dua lobby gedung DPRD Kudus, terkait kasus Penangkapan Ketua Komisi C DPRD Kudus, Agus Imakudin pada Senin 25 Juli 2016 karena dituding mengkonsumsi narkotika, mendorong sebagian elemen warga geram dan meminta untuk membuktikan bahwa mereka bersih dari narkoba dengan mendorong mereka untuk mengontaki Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) Jawa Tengah agar segera melakukan tes urin semua anggota DPRD Kudus. “Insya Allah besok (hari ini-red) kami akan di tes urine, bu Djati (Sekretaris Dewan) sudah menyurati BNNP, dan saya dengar kepastian tesnya hari Jum’at, kalian boleh awasi jalannya tes urin ini,” kata ilwani di hadapan para pengunjuk rasa kemarin (28/7).

Baca Juga :  Jangan Lewatkan, Besok Diperkirakan Terjadi Gerhana Matahari Cincin

Malam ini dipastikan seluruh anggota Dewan akan di ambil sample air seninya oleh Tim BNNP Jawa Tengah, setelah muncul berbagai desakan dari masyarakat, Seperti diketahui Kabupaten Kudus, digegerkan ketika media memberitakan pemberitaan tentang penangkapan ketua komisi C DPRD Kudus, yang tertangkap tangan membawa narkoba jenis sabu, Politikus PDI Perjuangan itu ditangkap sekitar pukul 16.15 WIB tim setelah BNNP menerima informasi ada transaksi narkotika di sekitar Rumah Sakit Telogorejo Semarang. Ketika dalam pemeriksaan BNNP Jateng tersebut, menemukan serbuk putih disembunyikan dalam lipatan sikat gigi dan diletakkan di sela pintu kanan bagian dalam. “Serbuk tersebut adalah narkotika jenis methaphetamine seberat 0,9 gram, Agus Imakudin dijerat Pasal 127 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Sedangkan Nur Ade dan Farasantia dijerat Pasal 112 (1) jo 114 (1) dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun dan maksimal 20 tahun” katanya. (YM)

Baca Juga :  Masan, "Saya Akan Minta Copot Dansatpol PP, Bila Akhir Agustus Belum Bisa Tutup Seluruh Kafe Karaoke Di Kudus".
APA KOMENTAR SEDULUR ISK ?