Maling Burung Bonyok Dihajar Massa

oleh

Pati, isknews.com (Lintas Pati) – Nekad menjual burung curian, seorang pemuda pengangguran bonyok dihajar warga Desa Sundoluhur, Kecamatan Kayen, Pati. Pasalnya, pelaku menjual burung curian kepada teman korban pencurian.

Setelah warga puas menghajarnya hingga babak belur pelaku Suprayitno (24), warga Dukuh Nduwet, Desa Tambaharjo, Kecamatan Tambakromo, Pati. Baru, warga menyerahkan pelaku ke Polsek Kayen, Kamis (30/3/2017).

Sementara itu, rekan pencurian pelaku berinisial RR (24), yang berhasil melarikan diri. Saat ini, dalam proses pengejaran jajaran Polres Pati.

TRENDING :  Diduga Menggelapkan Mobil, Warga Blora Dicokok Aparat

“Ciri-ciri burung murai batu yang dijual pelaku kepada calon pembeli, sama persis dengan milik punya temannya yang kehilangan burung beberapa waktu sebelumnya. Setelah didesak ternyata itu memang burung sesama komunitas yang hilang itu,” ungkap Kapolres Pati, AKBP Maulana Hamdan melalui Kabag Ops Kompol Sundoyo, Jumat (31/3/2017).

Pencurian tersebut bukan kali pertama dilakukan pelaku. Lanjut Kompol Sundoyo, pelaku acap kali mencuri burung kicau di beberapa wilayah. Diantaranya, di Kecamatan Tambakromo, Kayen dan Gabus.

TRENDING :  Pelaku Penganiayaan Dibekuk Polisi Tanpa Perlawanan

“Setelah kami selediki, ternyata burung yang dijual itu milik warga Desa Talun, Kecamatan Kayen. Menurut keterangan pelaku, aksinya tersebut sudah sering dilakukan,” ungkapnya.

Imbuhnya, modus pelaku mencari sasaran rumah warga yang memiliki burung murai batu. Setelah pemilik lengah, baru burung diambil bersama dengan rekannya.

TRENDING :  Haryanto: Besok Pagi Saya Sudah Aktif Jadi Bupati Lagi Tidak Ada PLT PLT nan

“Saat ini kami sudah mengantongi identitas rekan pelaku, dan tim kami sedang melakukan pengejaran,” bebernya.

Adapun barang bukti yang diamankan polisi yakni, satu unit kendaraan Yamaha Mio, dan dua ekor burung murai batu curian.

“Atas bukti dan keterangan saksi beserta pengembangan kasus yang kami lakukan, pelaku terbukti melanggar Pasal 363 ayat 1 ke 4e KUHP,” tandasnya. (Wr)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*