Mami Tun Buka Bersama 120 Pekerja Outsourcing Di Lingkungan PKPLH

Mami Tun Buka Bersama 120 Pekerja Outsourcing  Di Lingkungan PKPLH

Kudus, isknews.com – Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman Dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kabupaten Kudus bersama manajemen PT Etos, penyelenggara tenaga Alih Daya (Outsourcing) di Lingkungan Dinas PKPLH Kudus, sore tadi menggelar Buka Bersama di halaman kantor Dinas PKPLH jaln AKBP R Agil Kusumadya Jati Wetan Kudus, (16/6/17).

Meski acara Buka Bersama tersebut digelar di halaman Kantornya, namun Kepala Dinas PKPLH Kudus, Sumiyatun membantah bahwa acara tersebut diselenggarakan oleh instansinya, “Acara ini murni di adakan oleh perusahaan pengerah tenaga kerja yang menjadi rekanan kerja Dinas PKPLH yaitu PT Etos, sementara kantornya hanya dipinjami tempat, namun kesempatan tersebut saya gunakan untuk sosialsasi banyak hal kepada para pekerja kebersihan lingkungan itu,” ujarnya.

TRENDING :  Pagi Ini FKMDM Rencanakan Unjuk Rasa Besar-Besaran Terkait Pembangunan Jalan Lingkar Mijen

Dalam kesempatan tersebut “Mami Tun” begitu Sumiyatun akrab dipanggil, menyampaikan kepada para pekerja, bahwa penilaian dan Penjurian terkait Penghargaan Adipura pada tahap pertama memang sudah selesai, “namun kita tidak boleh terlena, kita harus tetap konsen menjaga kebersihan dan keindahan kota karena kita masih akan dinilai lagi pada penjurian tahap kedua, dengan formasi juri yang berbeda,” pesannya dihadapan kurang lebih 120  orang pekerja alih daya, sore itu.

TRENDING :  Taman Sungai Gelis Memang Cantik Sayang Tidak Dilengkapi Lampu Pada Malam Hari

Menurut Mami Tun, yang juga santer di beritakan akan maju sebagai bakal calon bupati Kudus ini, mengatakan ucapan terimakasihnya kepada seluruh para pekerja alih daya di lingkungannya, karena berkat ketekunan dan kerja kerasnya Kudus masuk dalam nominasi calon penerima adipura Kencana.

Seperti diberitakan sebelumnya Kabupaten Kudus mengangkat tema Gusjigang, Spirit of Kudus, Gusjigang diangkat karena filosofi ini adalah fondasi masyarakat Kudus dalam meraih sukses. Baik dari sisi budaya, reliji, edukasi, bahkan dalam menjaga alam dan lingkungan.

TRENDING :  Pasukan Merah Terus Semangat Bersihkan Kudus

Konsep 3R (reduce, reuse, recycle) terus dibudayakan. Sehingga timbulan sampah bisa diolah atau dimanfaatkan kembali. Bahkan tempat pembuangan sampah (TPA) ditata menjadi taman yang cantik.

Termasuk peran masyarakat dan perusahaan telah membuahkan hasil nyata. Diantaranya taman-taman yang dibangun tanpa APBD. Kesemuanya turut memberikan kontribusi bagi keindahan dan kelestarian lingkungan. “Mereka semua inilah yang telah bekerja dengan maksimal bagi masyarakat,” pungkasnya. (YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post

Comments are closed.