Mandiri Tanggulangi Bencana, Tujuh Destana Dibentuk

oleh

Pati, isknews.com (Lintas Pati) – Badan Pengendalian Bencana Daerah (BPBD) Pati sebut Bumi Mina Tani memiliki sebanyak tujuh Desa Tangguh Bencana (Destana). Diharapkan, program itu dapat memberikan dampak positif kepada masyarakat berkenaan monitoring kebencanaan.

“Program Destana ini diprioritaskan di daerah-daerah yang rawan terjadi bencana alam, misalnya desa yang sering terkena banjir, longsor atau kekeringan,” terang Kepala BPBD Pati, Sanusi Siswoyo, Selasa (10/10/2017).

TRENDING :  Bupati : Kebijakan Impor Beras Lukai Petani Kabupaten Pati

Rinciannya, lanjut dia, destana ada di Desa Babalan, Banjarsari, Kosean, Sugiharjo, Karangrowo, Ngastorejo, dan Mintobasuki. Sedang, besaran anggaran untuk program tersebut, yakni dibawah Rp 50 juta per desa.

Rencananya, karena cakupan di wilayah Kabupaten Pati cukup luas, pada tahun-tahun selanjutnya, akan terus dibentuk desa tangguh bencana itu. Diketahui, Kabupaten Pati memiliki sebanyak 401 desa, 5 kelurahan dan 21 kecamatan.

TRENDING :  Gagal Daftar Perangkat, Warga Protes Panitia

“Destana ini dapat mengatasi terjadinya bencana, baik saat bencana dan setelah terjadinya bencana. Desa yang memiliki program ini, juga ada relawan dan peralatan kebencanaan,” jelasnya.

Ditambahkan, Destana diharapkan memiliki kemampuan mandiri untuk beradaptasi, serta menghadapi segala bentuk ancaman bencana alam. Selain itu, desa tersebut bisa pulih dari dampak bencana dengan cepat.

TRENDING :  Sehari Semalam, Dua Kebakaran Terjadi di Kecamatan Pucakwangi

“Misalkan di daerah yang rawan terjadi longsor, akan dipasang sirine peringatan jika ada longsoran tanah. Jadi, warga akan responsif dan siaga ketika mendengar sirene tersebut berbunyi,” tandas Sanusi. (Wr)

KOMENTAR SEDULUR ISK :