Marak Isu Penculikan Anak, Warga Diminta Lebih Bijak

oleh

Rembang, isknews.com (Lintas Rembang) – Maraknya isu penculikan anak yang tersebar luas di jejaring media sosial, masyarakat wilayah Rembang dihimbau untuk bisa lebih bijak dalam menanggapinya. Pasalnya, isu tersebut belum bisa dipastikan kebenarannya namun sudah mampun menggiring opini masyarakat soal maraknya penculikan anak di berbagai daerah.

Bupati Rembang Abdul Hafidz saat ditemui isknews.com belum lama ini menyebutkan, atas isu yang menyebar di kalangan masyarakat tersebut justru para pengemis, gelandangan dan orang terlantar (PGOT). Sesuai isu yang muncul, para penculik anak menyamar menjadi gelandangan, orang gila, bahkan bisa saja menjadi penjual keliling kemudian menjual organ tubuh anak yang diculik.

TRENDING :  Awas, Kejahatan Mengancam Anak-Anak

“Saat ini justru yang jadi korban adalah para PGOT karena warga sekarang mengira merekalah pelaku penculik anak. Seharusnya kita juga harus bisa menyikapinya dengan bijak. PGOT juga berhak mendapatkan perlakuan yang manusiawi bukan asal tuduh main hukum sendiri,” ungkapnya.

Bupati mengaku akan segera melakukan penertiban terhadap para PGOT melalui dinas terkait, agar tidak menjadi korban dari isu ini. Sementara ini pihaknya sedang menyiapkan tempat khusus untuk menampung para PGOT yang kemudian agar di rehabilitasi.

TRENDING :  Kasus Penyelewengan Dana Desa Kades Sumber Berujung di Kepolisian

Saiful Anam, Divisi Penguatan Lembaga Perlindungan Anak Rembang (LPAR) meminta agar warga Rembang tidak terprovokasi atas isu yang telah menyebar luas hingga kancah nasional itu. Namun, warga juga diminta agar tetap mawas diri terhadap orang asing yang masuk ke dalam suatu lingkungan.

“Ada baiknya warga tetap mawas diri terhadap kehadiran orang asing ke dalam lingkungan sekitar. Tapi disamping itu warga juga tidak berhak secara langsung menyebut orang tersebut seorang penculik anak dan main hakim sendiri,” akunya.

TRENDING :  Sesosok Mayat Perempuan Ditemukan Nelayan

Di wilayah Kabupaten Rembang sendiri, isu soal penculikan anak sudah mulai menjamur. Sejumlah desa digegerkan atas kehadiran orang asing yang diduga sebagai penculik anak. Namun hal tersebut tidak terbukti, dan yang bersangkutan merupakan PGOT. (Arif S)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*