Maryata,” ABATE Dibagikan Gratis,Penggunaanya Harus Diawasi !”

Maryata,” ABATE Dibagikan Gratis,Penggunaanya Harus Diawasi !”

Kudus,isknews.com – Menanggapi Informasi masyarakat yang mengeluhkan adanya ” ABATE ” yang diperdagangkan oleh oknum orang yang tidak bertanggungjawab,kepala dinas Kesehatan Pemkab Kudus,Maryata angkat bicara.

” ABATE dibagikan kepada masyarakat secara gratis,yang dilakukan secara selektif serta diperlukan tahapan epidemologis mengingat ABATE merupakan pestisida sehingga harus diawasi penggunaannya.” Paparnya.

Ditambahkanya,” Abate tidak efektif bilamana penampungan air masih bisa dikuras setiap tiga hari sekali.Bilamana ada yang memperdagangkan ABATE jelas itu diluar sepengetahuan Dinas Kesehata.”

” Difoto kemudian dilaporkan kepada kami atau jika itu karyawan kami akan langsung kami tindak !” Pungkasnya dengan tegas.

TRENDING :  Kepala Cabang BPJS-Kesehatan Kudus, “ BPJS-Kesehatan Tidak Haram Dan Tidak Riba”.

Pernyataan kepala Dinas tersebut merupakan tanggapan atas Pengaduan warga masyarakat desa Jepang Wetan dengan akun : Linda Ayla,berikut tulisannya,

” sekedar info. td d desa jepang wetan skitar jam 2 siang ada 4 orang ibu2 skitar usia 35 keatas. mrka menawarkan produk sejenis abate (serbuk yg d masukkan ke kolah kamr mandi dan penampungan air agar tdk ada jentik2) hampir smua warga d suruh membeli seruj itu satu bungks kcil harga 10000. ada yg dtawari 20000. sistem penyuluhannya agak memaksa untuk membeli. katanya sie bakal ada petugas dr dinas kshatan yg memantau. banyak tetangga yg megeluh katanya ky d hipnotis. langsung ngasih uang. ada yg 10 rb ada yg 20 rb. alhamdulillah rmhku g dimasuki karena suami keras orangnya. kalo g ada ijin dr RT RW atau dinas setempat g mau beli. sbenarnya ini bentknya seles apa penipuan atau gmana?tlng infonya smga tdk ada korban lagi yg merasa terhipnotis atau tertipu dgn serbuk anti nyamuk tsb. trima kasih”

“kata suamiku td orgnya bilang gini “maaf pak bs pinjem tempoatnya 2mnit utk sosialisasi wabah cikungunya dan db. ini setiap rumah diwajibkan pak” suamiku bilang wajib iku ada surate ko rt rw tah dinas tah g. orangnya bilang “tp ini wajib pak nanti bakal ada petugas yg mengecek ksini (sambil membentak)”. ganti dibentak suamiku nek wajib angger mlebu . trs ibu2 itu pergi k rumah yg lain ternyata”(MR)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post