Masih Besar, Potensi Pasar Bagi Peternak Bebek Dan Entog Di Kudus

by
Bibit bebek saat dijajakan di eks pasar burung Johar Kudus (Foto : Yuliadi Mohammad)

Kudus, isknews.com – Menjamurnya warung-warung makan baik yang berskala kaki lima hingga kelas restauran yang menyediakan menu bebek goreng dan entok (itik manila), membuka pangsa pasar kedua jenis unggas tersebut semakin terbuka lebar.

Meski potensi pasar itik (bebek) dan itik manila (Menthog) di Kabupaten Kudus sangat besar, namun para peternaknya masih sangat minim.

TRENDING :  Distanak Pati Diduga Memberi Bantuan Hibah Sapi Ke Kelompok Fiktif Alias Abal-abal.

Hal ini membuat Dinas Pertanian dan Pangan ( Distanpangan) Pemkab Kudus mendorong para peternak unggas untuk menekuni bidang tersebut.

Sidi Pramono Kasie Produksi dan Kesehatan Hewan Bidang peternakan, mengungkapkan bila perkembangan dunia kuliner di wilayah Kudus dan sekitarnya sekarang sangat membutuhkan bebek dan menthog beserta turunannya ( telur dan daging).

Kalau berdasarkan data di kita peternak itik dan menthog mayoritas hanya ada di empat kecamatan yaitu Jekulo, Undaan, Kaliwungu dan Jati. Saat ini produksi ternak unggas masih didominasi ayam pedaging.

TRENDING :  Perda Diundangkan, Seluruh Jagal Tradisional Wajib Potong Hewan di RPH

” Nah, kita mengajak mereka studi supaya ada penambahan jumlah populasi itik dan menthog serta pusat pembibitan yang bagus. Selama ini banyak diisi dari luar kudus bahkan dari Jawa Timur ,” ucap Sidi Pramono, pada sebuah kesempatan.

TRENDING :  Inseminasi Buatan Dongkrak Produktifitas Sapi
KOMENTAR SEDULUR ISK :