Masih Di Bawah Umur, Pelaku Pencurian SD 1 Margorejo Tak Ditahan

Masih Di Bawah Umur, Pelaku Pencurian SD 1 Margorejo Tak Ditahan

Kudus, ISKNEWS.COM – Tiga pelaku pencurian SD 1 Margorejo, Kecamatan Dawe, yang tertangkap basah warga, Senin (20/11/2017), akhirnya tidak ditahan pihak kepolisian. Hal itu dikarenakan ketiganya masih di bawah umur. Meski begitu proses hukum dipastikan tetap berjalan.

“Mereka dikembalikan ke orang tua masing-masing untuk mendapat bimbingan. Tapi bukan berarti kepolisian melepaskan begitu saja, sebab proses hukum tetap berjalan,” kata Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning, Rabu (22/11/2017).

Kasus ini terus dikembangkan Polres Kudus. Apalagi diketahui berdasarkan hasil pemeriksaan, para pelaku bukan sekali ini melakukan pembobolan SD. Ditambah jumlah pelaku menurut pengakuan ketiganya lebih dari lima orang.

TRENDING :  Hati - Hati Supir Angkot Menjadi Sasaran Penipuan Model Baru

“Kita masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kasus ini, yang terindikasi sudah banyak korban dan dilakukan jaringan spesialis pembobol SD,” tambah Gurning.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, lanjutnya, tiga pelaku berinisial AK (13), MW (15), ADE (15) mengaku sudah beraksi di delapan lokasi berbeda. Di antaranya SD 2 dan 4 Karang Malang, TK Tisari Tempel, SD 4 Kedungsari, Kecamatan Gebog.

Selanjutnya SD 5 Bae dan SD Blender, Kecamatan Bae. SD 01 dan SD 3 Margorejo, Kecamatan Dawe. Dari delapan lokasi tersebut para pelaku berhasil menggasak uang tunai hampir Rp 2 juta, laptop, kamera, jam dinding, dan speaker aktif.

TRENDING :  Gelapkan Uang Penjualan Motor Hampir Rp 600 Juta, Wanita Asal Demak Ini Diciduk Polisi

“Kemungkinan besar masih ada pelaku lain, kami akan lakukan pengungkapan kasus ini. Termasuk memburu jaringan pencuri spesialis pembobol SD,” ujarnya.

Kasus ini terungkap saat ketiga pelaku tertangkap basah melakukan pencurian di SD 1 Margorejo, Senin (20/11/2017) malam sekira pukul 19.30 WIB. Kronologi penggerebekan bermula saat Sutrisno hendak menghidupkan lampu TK Margorejo pada pukul 19.30 WIB.

Saat itu dia melihat ada tiga orang tak dikenal memaksa masuk ruang kantor guru SD 1 Margorejo melalui kaca jendela. Melihat hal itu Sutrisno memberitahu penjaga SD 1 Margorejo dan warga setempat untuk melakukan penggerebekan.

TRENDING :  Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan Di Kebun Tebu Gebog, Pelaku Terancam Penjara Seumur Hidup

Menurut Kepala SD 1 Margorejo Sutaman, saat penggerebekan satu pelaku WM sempat kabur ke arah barat yang kondisinya gelap. Sementara dua pelaku masih terjebak di dalam ruangan. Setelah dikejar warga dan sempat menghilang di kegelapan, akhirnya WM berhasil ditemukan dan sempat dihajar massa.

Diketahui juga dari saku pelaku WM sudah mengantongi uang hasil curian sebanyak Rp 410 ribu. Beruntung ada kepala desa setempat yang berhasil meredam emosi warga. Para pelaku kemudian dibawa ke rumah Kades dan diserahkan ke Polsek Dawe. (MK)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post