Masjid Nganguk Wali Cikal Bakal Desa Nganguk atau Kramat?

oleh
Foto: Kantor Balai Desa Nganguk, Kecamatan/Kabupaten Kudus, Senin (12-03-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Masjid Nganguk Wali merupakan salah satu situs bersejarah yang ada di Kota Kretek ini. Masjid yang dibangun oleh Sunan Kudus ini merupakan cikal bakal dari Desa Nganguk, Kecamatan/Kabupaten Kudus.

Konon, menurut cerita leluhur, jika waktu itu di Kudus hidup seorang mubaligh yang bernama The Ling Sing atau yang dikenal dengan nama Kyai Telingsing. Ia merupakan tokoh kenamaan yang berperan dalam menyebarkan agama Islam di Kota Kretek ini.

Ke dalaman ilmunya dan sejumlah ajaran Kyai Telingsing masih terngiang jelas di telinga masyarakat Kudus sampai saat ini. Tak hanya sebagai seorang pendakwah, Kyai Telingsing juga dikenal sebagai seorang pengukir yang handal.

TRENDING :  Tren Urban Farming Bukan Sekedar Penuhi Kebutuhan Pangan Keluarga

Hasil karyanya begitu indah, sehingga banyak dikagumi oleh masyarakat. Keindahan ukir buatan Kyai Telingsing dikenal dengan nama aliran Sungging.

Foto: Masjid Nganguk Wali, cikal bakal dari Desa Nganguk, Kecamatan/Kabupaten Kudus, Senin (12-03-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM)

“Telah lama malang melintang menyiarkan agama Islam di Kota ini, dan usianya yang telah menua, membuat Kyai Telingsing mencari seorang sosok yang mau meneruskan perjuangan dakwahnya,” kata Kepala Desa Nganguk, Lina Ernawati (39), Senin (12-03-2018).

Pada suatu ketika, Kyai Telingsing sedang berdiri di suatu daerah, disana ia menengok kesana kemari (atau dalam bahasa jawa dikenal dengan istilah ingak inguk -red).

TRENDING :  Tingkatkan Kecerdasan Anak Melalui Drumband

“Saat Kyai Telingsing sibuk ingak inguk, tiba-tiba Sunan Kudus datang dari arah selatan. Kedatangan Sunan Kudus sontak membuat Kyai Telingsing terkejut,” ucap Lina.

Ada beberapa orang yang mengatakan, bahwa saat kedatangan Sunan Kudus tersebut, konon secara tiba-tiba muncul sebuah Masjid di daerah tersebut. Ada pula yang mengatakan bahwa setelah bertemu Kyai Telingsing, Sunan Kudus membangun sebuah Masjid dalam waktu yang sangat singkat.

Masjid tersebut kini diberi nama Masjid Nganguk Wali, yang diambil dari kisah ingak-inguk Kyai Telingsing, dan kedatangan Sunan Kudus tersebut. Sedangkan nama Wali merupakan penekanan, bahwa Masjid tersebut didirikan oleh seorang Wali yakni Sunan Kudus.

TRENDING :  Kisah Sendang Banyu Kanoman, Wonosari

Kisah tersebut tidak hanya diabadikan sebagai nama Masjid, melainkan menjadi nama sebuah daerah, yang kini dikenal dengan nama Desa Nganguk.

Ada sesuatu yang menarik dari kisah asal usul Desa Nganguk, yaitu Masjid Nganguk Wali yang menjadi cikal bakal nama Desa tersebut terletak di Desa Kramat bukan di Desa Nganguk.

“Saya juga kurang begitu paham bagaimana Masjid tersebut bisa masuk ke dalam wilayah Desa Kramat. Namun, masyarakat Nganguk mempercayai bahwa asal mula Desa ini berawal dari Masjid Nganguk Wali.” pungkasnya. (NNC/RM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :